Selasa, 20 Oktober 2026
08:40 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Macario Sakay

Macario Sakay

Bagikan:
Informasi lebih lanjut: Sejarah Filipina (1898–1946)
Macario Sakay
250px-Macario_Sakay.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenderal Macario Sakay
Presiden Filipina
(Tak resmi)
Republik Tagalog
Masa jabatan
6 Mei 1902 –14 Juli 1906
PendahuluMiguel Malvar
PenggantiDitiadakan
gelar berikutnya diberikan oleh Manuel Quezon
Informasi pribadi
LahirMacario Sakay y de León
sekitar 1870/8[note 1]
Meninggal13 September 1907 (usia 29 atau 37)
Partai politikKatipunan
Republika ng Katagalugan
ProfesiRevolusioner
Pedagang[1]

Macario Sakay y de León (sekitar tahun 1870/8 – 13 September 1907) adalah seorang jenderal Filipina yang ikut serta dalam Revolusi Filipina 1896 melawan Kekaisaran Spanyol dan dalam Perang Filipina-Amerika. Setelah perang tersebut dideklarasikan oleh Amerika Serikat pada 1902, Sakay melanjutkan pemberontakan dan, pada tahun berikutnya, ia menjadi Presiden Republik Katagalugan.[2]

Kehidupan awal

Sakay lahir sekitar tahun 1869 atau 1878 di Jalan Tabora, Tondo, Kota Manila.[3]

Dalam budaya populer

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Beberapa sumber mengklaim bahwa Macario Sakay lahir pada 1 Maret 1870. Namun pada sertifikat kematiannya, ia berusia 29 tahun pada waktu kematiannya, membuat tahun 1878 menjadi perkiraan tahun kelahirannya.

Referensi

  1. 1 2 Macario Sakay's Death Certificate
  2. ↑ Orlino A. Ochosa (1995). Bandoleros: Outlawed Guerrillas of the Philippine-American War, 1903-1907. New Day Publishers. hlm. 55, 95–96. ISBN 978-971-10-0555-9.
  3. ↑ Kabigting Abad, Antonio (1955). General Macario L. Sakay: Was He a Bandit or a Patriot?. J. B. Feliciano and Sons Printers-Publishers.
  4. ↑ "Sakay (1993)". Diakses tanggal 2007-08-13.

Pranala luar

Peristiwa
Pendahuluan
Peristiwa bersamaan
Epilog
Organisasi
Dokumen
Simbol
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan