Minggu, 01 November 2026
06:51 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ma Lin (panglima perang)

Ma Lin (panglima perang)

Bagikan:
Ma Lin
馬麒
250px-Ma_Lin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenderal Ma Lin
Gubernur Qinghai
Masa jabatan
1931–1938
PendahuluMa Qi
PenggantiMa Bufang
Informasi pribadi
Lahir1873 (1873)
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Januari 26 Januari 1945(26 Januari 1945-01-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "januari" tidak dikenal.
Partai politikKuomintang
Karier militer
Pihak Qing Dynasty
 Republik Tiongkok
PangkatJenderal
KomandoJenderal
Pertempuran/perangPemberontakan Boxer
Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Ma.

Ma Lin, (Hanzi sederhana:马麟; Hanzi tradisional:馬麟; Pinyin:Mǎ Lín; Wade–Giles:Ma Lin; 1873–26 Januari 1945), adalah pemimpin pemerintahan Qinghai (1931–38); saudara dari Ma Qi.[1] Sebagai seorang Muslim yang lahir pada 1873, Wilayah Linxia, Gansu, umumnya ia menggantikan jabatan-jabatan saudaranya, menjadi jenderal tenggara provinsi Gansu, serta konselor pemerintahan provinsi Qinghai dan kepala acting Biro Konstruksi di provinsi Qinghai. Ayahnya adalah Ma Haiyan.

Karier

Ayah Ma Lin, Ma Haiyan, bertarung dalam Pemberontakan Boxer dan wafat secara alami.

Ia menunaikan Haji ke Mekkah.[2] 123 orang mengikutinya, termasuk Imam Ma Debao dan Ma Zhengqing, yang membawa ideologi Salafi/Wahabi ke China

Ia wafat pada 26 Januari 1945.

Referensi

  1. ↑ Jonathan Oliver Edmund Clubb (1968). Communism in China: as reported from Hankow in 1932. Columbia University Press. hlm. 110. Diakses tanggal 2010-06-28.
  2. ↑ Lipman, Jonathan N. (Juli 1984). "Ethnicity and Politics in Republican China: The Ma Family Warlords of Gansu". Sage Publications, Inc. JSTOR 189017.{{cite web}}: |url= tidak ada atau kosongPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan