Minggu, 11 Oktober 2026
09:44 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

MF Siregar

Bagikan:
Ini adalah nama Batak Toba, marganya adalah Siregar.

Mangombar Ferdinand Siregar atau MF Siregar (Pak Bar) (11 November 1928 – 3 Oktober 2010)[1] adalah tokoh olahraga nasional. Ia adalah mantan Sekjen Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia atau PB PBSI. Dijuluki sebagai teknorat olahraga Indonesia ia juga menjabat Sekjen KONI selama hampir 15 tahun, yaitu dari tahun 1971 hingga 1986.[2] Salah satu prestasi menonjol MF Siregar adalah mengantarkan tim bulutangkis meraih dua medali emas di Olimpiade Barcelona 1992, di mana Susi Susanti dan Alan Budikusuma merebut medali emas.

Pada 1977, ia turut membentuk Federasi Olahraga Sea Games, memimpin kontingan Indonesia menjadi juara di Malaysia. Hingga 1997 (kecuali 1985 dan 1995) Indonesia selalu menjadi juara umum. MF Siregar juga menggagas semboyan "memasyarakatkan olahraga, mengolahragakan masyarakat."[3]

Dalam Budaya Populer

Referensi

  1. ↑ antaranews.com (2010-10-03). "Profil MF Siregar". Antara News. Diakses tanggal 2019-10-06.
  2. ↑ "Tokoh olahraga MF Siregar telah berpulang". BBC News Indonesia. Diakses tanggal 2019-10-06.
  3. ↑ "MF Siregar, Sang Teknokrat Olahraga". Historia - Majalah Sejarah Populer Pertama di Indonesia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-10-06.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi terkait bulu tangkis Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan