Kamis, 08 Oktober 2026
09:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Koronavirus terkait sindrom pernapasan Timur Tengah

Koronavirus terkait sindrom pernapasan Timur Tengah

Bagikan:
Middle East respiratory syndrome-related coronavirus
Partikel MERS-CoV seperti yang terlihat melalui mikroskop elektron pewarnaan negatif. Virion mengandung proyeksi khas seperti pentungan yang muncul dari membran virus.
Partikel MERS-CoV seperti yang terlihat melalui mikroskop elektron pewarnaan negatif. Virion mengandung proyeksi khas seperti pentungan yang muncul dari membran virus.
Klasifikasi virus Sunting klasifikasi ini
(tanpa takson): Virus
Dunia: Riboviria
Kerajaan: Orthornavirae
Filum: Pisuviricota
Kelas: Pisoniviricetes
Ordo: Nidovirales
Famili: Coronaviridae
Genus: Betacoronavirus
Subgenus: Merbecovirus
Spesies:
Betacoronavirus cameli
Sinonim
  • 2012-nCoV
  • Middle East respiratory syndrome-related coronavirus
  • MERS-CoV

MERS-CoV singkatan dari Middle East respiratory syndrome-related coronavirus,[1] atau disebut EMC/2012 (HCoV-EMC/2012), adalah novel virus sense-positif, beruntai tunggal dari genus Betacoronavirus.

Awalnya bernama "novel coronavirus 2012" (2012-nCoV) atau "coronavirus" (nCoV), pertama kali dilaporkan pada tahun 2012 setelah pengurutan genom virus yang diisolasi dari sampel dahak orang yang jatuh sakit dalam wabah flu baru 2012.

Pada Juli 2015, kasus MERS-CoV telah dilaporkan lebih dari 21 negara, termasuk Arab Saudi, Yordania, Qatar, Mesir, Uni Emirat Arab, Kuwait, Turki, Oman, Aljazair, Bangladesh, Indonesia (tidak ada yang terkonfirmasi), Austria,[2] Inggris, Korea Selatan,[3][4] Amerika Serikat,[5][6] Tiongkok Daratan,[7] Thailand,[8] dan Filipina.[9] MERS-CoV adalah salah satu dari beberapa virus yang diidentifikasi oleh WHO sebagai kemungkinan penyebab epidemi di masa depan. WHO telah meminta untuk secepatnya dilakukan penelitian dan pengembangan yang mendesak terkait virus ini.[10][11]

Kasus virus ini pertama kali dilaporkan di Arab Saudi pada tahun 2012.[12] Ahli virus Mesir, Dr. Ali Mohamed Zaki mengisolasi dan mengidentifikasi virus corona (yang sebelumnya tidak diketahui) dari paru-paru seorang pria.[13][14][15] Kasus kedua ditemukan pada September 2012, seorang pria berusia 49 tahun yang tinggal di Qatar mengalami gejala flu yang serupa, dengan urutan virus yang hampir identik dengan kasus pertama di Arab Saudi.[12] Pada November 2012, kasus yang sama bermunculan di Qatar dan Arab Saudi. Dengan bertambahnya kasus serupa yang disertai kematian, maka dimulailah penelitian dan pemantauan yang cepat terhadap virus corona baru ini.

Referensi

  1. ↑ de Groot RJ, Baker SC, Baric RS, Brown CS, Drosten C, Enjuanes L, et al. (Juli 2013). "Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV): announcement of the Coronavirus Study Group". Journal of Virology. 87 (14): 7790–2. doi:10.1128/JVI.01244-13. PMC 3700179. PMID 23678167.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Disease Outbreak News". www.who.int. 8 Okt 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV) – Republic of Korea". www.who.int. 24 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Jack A (Juni 2015). "Why the panic? South Korea's MERS response questioned". BMJ. 350: h3403. doi:10.1136/bmj.h3403. PMID 26108610.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  5. ↑ Roos, Robert (16 Jun 2014). "Bangladesh has first MERS case". cidrap.umn.edu.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Florida MERS patient recovers". CNN.
  7. ↑ "Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV) – China". 31 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Thailand confirms first Mers case: Health ministry". 18 Juni 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Philippines Confirms First Case of MERS". TIME. 6 Juli 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-07-10. Diakses tanggal 2020-02-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Kieny, Marie-Paule. "After Ebola, a Blueprint Emerges to Jump-Start R&D". Scientific American Blog Network. Diakses tanggal 13 Desember 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "LIST OF PATHOGENS". World Health Organization. Diakses tanggal 13 Desember 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. 1 2 "ECDC Rapid Risk Assessment - Severe respiratory disease associated with a novel coronavirus" (PDF). 19 Feb 2013. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-05-31. Diakses tanggal 22 Apr 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Zaki AM, van Boheemen S, Bestebroer TM, Osterhaus AD, Fouchier RA (November 2012). "Isolation of a novel coronavirus from a man with pneumonia in Saudi Arabia" (PDF). The New England Journal of Medicine. 367 (19): 1814–20. doi:10.1056/NEJMoa1211721. PMID 23075143. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 4 November 2013.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Falco, Miriam (24 September 2012). "New SARS-like virus poses medical mystery". CNN. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-09-27. Diakses tanggal 27 September 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ Dziadosz, Alexander (13 Mei 2013). "The doctor who discovered a new SARS-like virus says it will probably trigger an epidemic at some point, but not necessarily in its current form". Reuters. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 25 Mei 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan