Minggu, 04 Oktober 2026
11:34 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Lycodon sidiki

Bagikan:
Lycodon sidiki
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Colubridae
Genus: Lycodon
Spesies:
L. sidiki
Nama binomial
Lycodon sidiki
Vogel, Lalremsanga & Vanlalhrima, 2017

Lycodon sidiki adalah spesies ular serigala yang endemik di Provinsi Aceh, Sumatra.[2]

Etimologi

Nama spesifiknya, sidiki, digunakan sebagai penghormatan kepada seorang herpetolog Indonesia, Irvan Sidik, atas kontribusinya dalam bidang herpetologi.[2]

Deskripsi

Spesies ini dapat dibedakan dari ular serigala lain, yaitu tidak adanya skala preokular dan adanya sisik punggung yang pucat. Ular yang lebih kecil memiliki perut berwarna oranye-merah cerah dan ular yang lebih tua memiliki perut berwarna krem.[2]

Referensi

  1. ↑ Wostl, E. (2021). "Lycodon sidiki". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T127912332A127912336. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-3.RLTS.T127912332A127912336.en. Diakses tanggal 30 Mei 2023.
  2. 1 2 3 "A New Species of Wolf Snake of the Genus Lycodon H. Boie in Fitzinger (Squamata: Colubridae) from the Aceh Province of northern Sumatra, Indonesia". Zootaxa. Diakses tanggal 19 Juni 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Wostl, E.; Hamidy, A.; Kurniawan, N.; Smith, E. N. (2017). "A new species of Wolf Snake of the genus Lycodon H. Boie in Fitzinger (Squamata: Colubridae) from the Aceh Province of northern Sumatra, Indonesia". Zootaxa. 4276 (4): 539–553. doi:10.11646/zootaxa.4276.4.6.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan