Sabtu, 31 Oktober 2026
18:20 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Lumut Naval Shipyard

perusahaan galangan kapal asal Malaysia

Bagikan:
Lumut Naval Shipyard
250px-LUNAS_logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisBUMN
IndustriGalangan kapal
Industri pertahanan
Kantor pusat,
Anak usaha
See below:
  • LUNAS Shiprepair
  • LUNAS Langkawi
  • LUNAS Yachts

Lumut Naval Shipyard merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di sektor galangan kapal asal Malaysia.[1] Perusahaan ini berasal dari perusahaan yang sebelumnya bernama Boustead Naval Shipyard setelah perubahan kepemilikan saham perusahaan oleh pemerintah Malaysia.[2]

Sejarah

Perusahaan ini mulai beroperasi pada tahun 1984 dan dikenal sebagai Galangan Kapal Tentara Laut Diraja Malaysia. Perusahaan ini kemudian didirikan sebagai badan hukum pada tahun 1991 dan diprivatisasi pada tahun 1995 sebagai PSC-Naval Dockyard.[3] Pada tahun 2005, krisis manajemen dan keuangan menyebabkan perusahaan ini diambil alih oleh Boustead Holdings, yang kemudian mengubah namanya menjadi Boustead Naval Shipyard (BNS). BNS lalu ditempatkan di bawah anak perusahaan Boustead Holdings, yaitu Boustead Heavy Industries Corporation (BHIC). Pada tahun 2024, BNS diambil alih sepenuhnya oleh Pemerintah melalui perusahaan milik Kementerian Keuangan, Ocean Sunshine Sdn Bhd, dan diubah namanya menjadi Lumut Naval Shipyard (LUNAS). Pada tahun yang sama, LUNAS mengambil alih kendali atas Boustead Langkawi Shipyard dari BHIC dan mengubah namanya menjadi LUNAS Langkawi.

Hubungan kerja sama

LUNAS menandatangani nota kesepahaman untuk kerja sama potensial dengan PT PAL di pameran Defence Services Asia Exhibition and Conference 2024 (DSA 2024) pada 6 Mei 2024.[4][5]

Fasilitas produksi

LUNAS memiliki area seluas 120 hektar dengan dermaga apung sepanjang 400 meter dengan derek di sisi dermaga dan area sandar sepanjang 950 meter. Peralatan tersebut terdiri dari satu synchrolift 4.500 ton dengan panjang 120 meter, lebar 23 meter, dan kedalaman 9 meter. Selain itu, perusahaan juga memiliki dua truk pengangkat 300 ton dan masing-masing satu derek crawler dengan beban kerja aman 280 ton, derek bergerak segala medan 70 ton, derek bergerak segala medan 50 ton, derek putar sisi dermaga 40 ton, derek putar sisi dermaga 10 ton, dan derek putar sisi dermaga 5 ton.

Terdapat juga bengkel untuk tempat penyimpanan baja (2.340 m²), fabrikasi baja (19.471 m²), perakitan & pemasangan kapal (29.907 m²), perlengkapan (8.400 m²), perpipaan & mekanik (9.691 m²) dan pekerjaan listrik (2.304 m²). Untuk fasilitas hanggar, BNS memiliki hanggar teleskopik (tinggi 29 m, luas 2.500 m²), hanggar loc 25 (tinggi 34,5 m, luas 2.500 m²) dan hanggar loc 35 (tinggi 9 m, luas 7.200 m²) serta sepuluh gudang seluas 19.000 m² dan lima tempat parkir seluas 31.059 m².

Referensi

  1. ↑ Salter, Andrew Marjoram, Josh Whiteside, Jack (2025-10-14). "Lumut Naval Shipyard : Vanguard of Malaysian Maritime Defence". Manufacturing Outlook (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-10-24.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  2. ↑ Patah, Farah Marshita Abdul (2024-03-28). "Boustead Naval Shipyard renamed to Lunas following shareholding change - PM | New Straits Times". NST Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-24.
  3. ↑ "LUNAS Luncurkan Kapal LCS Kelas Maharaja Lela Kedua". GBP (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-10-24.
  4. ↑ "PT PAL dan LUNAS Malaysia Sepakati MoU pada Exhibition Defense Service Asia (DSA) 2024" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-10-24.
  5. ↑ antaranews.com (2024-05-07). "PAL dan LUNAS Malaysia MoU bidang teknologi di DSA 2024". Antara News. Diakses tanggal 2026-10-24.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan