Jumat, 23 Oktober 2026
00:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Loukas Notaras

Bagikan:

Loukas Notaras (bahasa Yunani:Λουκᾶς Νοταρᾶς; 5 April 1402 - 3 Juni 1453) adalah seorang negarawan Romawi Timur yang menjabat sebagai megas doux atau Adipati Agung (panglima tertinggi Angkatan Laut Romawi Timur) dan mesazon (menteri utama) yang terakhir di bawah pemerintahan Kaisar Ioannes VIII Palaiologos dan Konstantinos XI Palaiologos.

Loukas Notaras merupakan keturunan keluarga Yunani yang berasal dari Monemvasia. Nenek moyangnya yang paling awal yang dapat diidentifikasi sejarawan adalah sebastos Paulos yang merebut pulau Kitera dari Venesia untuk Kaisar Mikhael VIII Palaiologos pada tahun 1270.

Kutipan yang terkenal "Saya lebih baik melihat serban Turki di tengah-tengah kota (Konstantinopel) daripada mitra Latin" (bahasa Yunani:κρειττότερον ἐστὶν εἰδέναι ἐν μέσῃ τῇ Πόλει φακιόλιον βασιλεῦον Τούρκου, ἢ καλύπτραν λατινικήν) dikaitkan dengan sosok Loukas oleh sejarawan Doukas,[1] tetapi kemungkinan Loukas tidak pernah berkata seperti itu.[2] Loukas sendiri berupaya untuk mendapatkan bantuan dari negara-negara Katolik.[3]

Selama pengepungan Konstantinopel tahun 1453, Loukas memimpin pasukan di sisi barat laut Tembok Laut Konstantinopel.[4] Setelah kota tersebut jatuh, ia dan keluarganya ditangkap dan mulanya diampuni dengan imbalan kekayaan yang dimiliki olehnya. Namun, Sultan Mehmed II akhirnya memutuskan untuk mengeksekusi Loukas.

Catatan kaki

  1. ↑ Doukas, 37.10; Magoulias 1975 harvnb error: tanpa target: CITEREFMagoulias1975 (bantuan).
  2. ↑ Setton 1978, hlm. 104–105, esp. note 91. sfn error: tanpa target: CITEREFSetton1978 (bantuan)
  3. ↑ Stephen Runciman notes, "It was almost certainly Lucas Notaras who handled the negotiations with great tact; but he received no thanks for it." Runciman, The Fall of Constantinople 1453 (Cambridge: University Press, 1969), hlm. 69
  4. ↑ Donald M. Nicol, The Immortal Emperor (Cambridge: University Press, 1993), hlm. 63
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan