Selasa, 27 Oktober 2026
00:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Lorenzo Magalotti

Lorenzo Magalotti

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (November 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
330px-Specola%2C_medaglione_di_lorenzo_magalotti.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Medali peringatan Lorenzo Magalotti.

Lorenzo Magalotti (24 Oktober 1637 – 2 Maret 1712) adalah seorang filsuf, penulis, diplomat dan penyair Italia.

Magalotti lahir di Roma dalam sebuah keluarga aristokrat, sebagai putra dari Ottavio Magalotti

Kehidupan

Magalotti selama empat tahun menempuh pendidikan di Collegio Romano dan tiga tahun di Universitas Pisa.

Ia wafat di Florence pada 1712.

Karya

  • Historia Electrica
  • Philosophia Electrica
  • Saggi di naturali esperienze.[1] atau Essays on Natural Experiments (1667)

Referensi

Sumber

  • Acton, Harold: The Last Medici, Macmillan, London, 1980, ISBN 0-333-29315-0. First published in 1932, first revised edition in 1958.
  • Conchrane, E. (1973) Florence in the Forgotten Centuries 1527-1800. A History of Florence and the Florentines in the Age of the Grand Dukes. Book IV Florence in the 1680s. How Lorenzo Magalotti looked in vain for a vocation and finally settled down to sniffing perfumes.
  • Hoogewerff, G.J. (1919) De twee reizen van Cosimo de' Medici, prins van Toscane door de Nederlanden. (n.b. including several diaries on the trip in Italian)
  • Lorenzo Magalotti at the court of Charles II: his Relazione d'Inghilterra of 1668 / Lorenzo Magalotti ; W.E. Knowles Middleton, editor & translator .

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan