Kamis, 29 Oktober 2026
03:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Loon (perusahaan)

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Desember 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Loon (perusahaan) adalah sebuah projek dari Google yang memanfaatkan balon jaringan yang menjelajah di angkasa dan dirancang untuk memperluas konektivitas internet bagi orang-orang di wilayah pedesaan dan terpencil di seluruh dunia. Loon bergeak dengan memancarkan sinyal akses internet dengan membutuh alokasi frekuensi. Loop menggunakan balon terbang tinggi untuk mengirimkan internet ke pedalaman melalui stratosfer di mana ada lapisan angin yang berbeda. Dengan menggunakan data angin dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), balon-balon tersebut bermanuver dengan mengidentifikasi lapisan angin dengan kecepatan dan arah yang diinginkan dan kemudian menyesuaikan ketinggian untuk mengapung di lapisan stratisfer.[1]

Loon dibuat dengan tujuan untuk penyebaran Internet di seluruh dunia loon pertama berhasil mengelilingi dunia selama 19 kali 187 hari dengan kecepatan mentrasfer data 15Mbps.[2]

Referensi

  1. ↑ Levy, Steven. "How Google Will Use High-Flying Balloons to Deliver Internet to the Hinterlands". WIRED (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2018-09-07.
  2. ↑ "INTERNET YANG MEMANFAATKAN BALON UNTUK SEMUA ORANG". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-05-09.{{cite web}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 33
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan