Senin, 26 Oktober 2026
16:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Lona Cohen

Lona Cohen

Bagikan:
Lona Cohen
250px-Lona_Cohen_1998_stamp_of_Russia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cohen pada perangko Rusia tahun 1998, dengan nama pertamanya dengan sebutan "Leontina"
AliansiUni Soviet
Aktif1939–1961 (ditangkap)
Nama kodeHelen Kroger
Nama lahirLeontine Theresa Petka
Kelahiran(1913-01-11)11 Januari 1913[1]
Adams, Massachusetts, Amerika Serikat[1]
Meninggal23 Desember 1992(1992-12-23) (umur 79)[1]
Moskow, Rusia[1]
KebangsaanAmerika Serikat
PasanganMorris Cohen

Lona Cohen (11 Januari 1913 – 23 Desember 1992), nama lahir Leontine Theresa Petka, juga dikenal sebagai Helen Kroger, adalah seorang warga negara Amerika Serikat yang menjadi mata-mata untuk Uni Soviet. Ia dikenal karena perannya dalam menyeludupkan diagram-diagram bom atom dari Los Alamos. Ia adalah aktivis komunis sebelum menikahi Morris Cohen. Pasangan tersebut menjadi mata-mata karena keyakinan komunis mereka.

Mereka berdua ditangkap di Inggris pada 1961, dan didakwa melakukan pengintaian untuk Uni Soviet pada tahun berikutnya. Setelah menjalani hukuman penjara, Lona Cohen dan suaminya menjalani sisa masa hidup mereka di Moskow, di mana mereka mengajar keterampilan mata-mata.

Referensi

Sumber kutipan

  • Carr, Barnes (2016) Operation Whisper: The Capture of Soviet Spies Morris and Lona Cohen. Lebanon NH: The University Press of New England. ISBN9781611688092

Bacaan tambahan

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Lona Cohen.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan