Senin, 28 September 2026
00:51 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Loci communes

Loci communes

250px-Loci-communes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halaman judul Loci praecipui theologici, diterbitkan 1552

Loci communes atau Loci communes rerum theologicarum seu hypotyposes theologiae (bahasa Latin untuk Tempat-Tempat Umum dalam Teologi atau Konsep-Konsep Dasar Umum dari Teologi) adalah sebuah karya teolog Lutheran Philipp Melanchthon yang diterbitkan pada tahun 1521.[1] Buku ini mewakili dogma pertama Gereja Protestan. Edisi lainnya, yang dimodifikasi, diproduksi selama masa hidup penulis pada tahun 1535, 1543 dan 1559. Buku ini direvisi pada tahun 1535, 1543 dan 1559, di mana pada saat itu judul teksnya juga berubah (versi yang lebih baru disebut: Loci praecipui theologici, Konsep-Konsep Dasar yang Esensial dari Teologi).

Loci communes awalnya ditulis dalam bahasa Latin; versi bahasa Jerman oleh Justus Jonas diterbitkan pada tahun 1538 dan oleh Melanchthon sendiri pada tahun 1553.

Martin Luther berkata tentang buku ini, "Di samping Kitab Suci, tidak ada buku yang lebih baik,"[2] dan keberadaannya sering kali dijadikan alasan mengapa Luther tidak pernah menulis sebuah teologi sistematikanya sendiri. Dalam sebuah permohonan kepada raja Inggris, Henry VIII, untuk membuat raja Inggris memeluk agama Protestan Lutheran, Melanchthon memberikan sebuah dedikasi kepada raja dalam salah satu edisi cetaknya.[3]

Buku ini menjabarkan doktrin Kristen dengan membahas "pemikiran-pemikiran utama" dari Surat Roma, dan dimaksudkan untuk menuntun pembaca kepada pemahaman yang tepat tentang Alkitab secara umum.

Referensi

  1. ↑ Diarmaid MacCulloch, The Reformation, Penguin Books, 2005, p. 140.
  2. ↑ WA, TR 5511. ("non est melior liber post scripturam sanctum".)
  3. ↑ Donald K. McKim: Melanchthon and the English Reformation Church History, June 1, 2007.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Gereja Lutheran ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan