Jumat, 30 Oktober 2026
05:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Liu Zhidan

Liu Zhidan

Bagikan:
Liu Zhidan

LiuZhiDan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled

Hanzi tradisional: 劉志丹
Hanzi sederhana: 刘志丹
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Liú Zhìdān
- Wade-Giles: Liu Chih-tan
Dalam artikel ini, nama keluarganya adalah Liu.

Liu Zhidan (4 Oktober 1903 (banyak sumber yang mencantumkan tahun 1902) – 14 April 1936) (Liu Chih-tan[1]) adalah seorang komandan militer Tiongkok dan pemimpin Komunis, yang mendirikan Area Pangkalan Shaanxi-Gansu-Ningxia di barat laut Tiongkok, yang menjadi kemudian menjadi Yan'an Soviet.

Dia terbunuh dalam pertempuran pada bulan April 1936 dan dinobatkan sebagai martir.[2] Daerah asalnya kota praja Bao'an diganti menjadi county Zhidan yang diambil dari namanya.[2]

Selama Revolusi Budaya, makam Liu dirusak oleh Pengawal Merah. Setelah Revolusi Budaya, nama serta warisan Liu direhabilitasi.

Referensi

  1. ↑ Phil Billingsley. Bandits in Republican China. hlm. 299. ISBN 0804714061.
  2. 1 2 (Chinese) 傅国涌 "刘志丹的悲壮人生" 炎黄春秋杂志 Diarsipkan 13 Oktober 2015 di Wayback Machine 2000年第11期
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan