Minggu, 27 September 2026
02:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Lipohipertrofi

Lipohipertrofi[1] adalah suatu kondisi yang ditandai dengan munculnya nodul di bawah kulit yang disebabkan oleh penumpukan lemak di area yang menerima suntikan insulin subkutan. Ini merupakan komplikasi kronis diabetes dan terjadi karena stimulasi insulin terhadap pertumbuhan jaringan adiposa di daerah tersebut.[2] Nodul tersebut dapat mengganggu, menyakitkan, dan dapat mengubah waktu dan efektivitas kerja insulin, sehingga membutuhkan dosis insulin yang lebih tinggi dan lebih bervariasi untuk mencapai kadar gula darah yang optimal.[3][4]

Hipertrofi tempat suntikan biasanya berdiameter beberapa sentimeter, sedikit membulat, dan sedikit lebih keras daripada lemak subkutan normal. Mungkin juga terdapat jaringan parut, tetapi komponen utamanya adalah jaringan adiposa, karena insulin memberikan efek hipertrofik pada sel-sel lemak. Lipohipertrofi menyebabkan tempat suntikan menjadi mengeras dan kehilangan sensitivitas, yang merupakan salah satu alasan mengapa individu lebih suka selalu menyuntik di lokasi yang sama. Namun, untuk menghindarinya, penderita diabetes melitus yang menyuntik insulin setiap hari dalam jangka waktu lama disarankan untuk merotasi lokasi suntikan di antara area tubuh yang berbeda. Lokasi penyuntikan yang disarankan adalah bagian belakang lengan, dinding perut, bagian depan paha, dan kuadran luar atas bokong.[3]

Lipohipertrofi biasanya menghilang secara bertahap selama beberapa bulan jika penyuntikan di area tersebut dihindari.[5]

Referensi

  1. ↑ https://www.diabetes.org.br/publico/comunicados-sbd/1567-o-que-voce-precisa-saber-sobre-lipohipertrofia.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong; Parameter tidak dikenal |acessodata= diabaikan (|access-date= disarankan); Parameter tidak dikenal |lingua= diabaikan (|language= disarankan); Parameter tidak dikenal |obra= diabaikan (|work= disarankan); Parameter tidak dikenal |titulo= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo= diabaikan
  2. ↑ . 50. doi:10.1590/S0004-27302006000300012. ISSN 0004-2730 http://www.scielo.br/scielo.php?script=sci_abstract&pid=S0004-27302006000300012&lng=pt&nrm=iso&tlng=pt.{{cite journal}}: |title= tidak ada atau kosong; Kutipan journal memerlukan |journal=; Parameter tidak dikenal |acessodata= diabaikan (|access-date= disarankan); Parameter tidak dikenal |data= diabaikan (|date= disarankan); Parameter tidak dikenal |jornal= diabaikan; Parameter tidak dikenal |lingua= diabaikan (|language= disarankan); Parameter tidak dikenal |numero= diabaikan (|number= disarankan); Parameter tidak dikenal |paginas= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro2= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro3= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro4= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro5= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro6= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro= diabaikan; Parameter tidak dikenal |titulo= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo2= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo3= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo4= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo5= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo6= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo= diabaikan
  3. 1 2 . 26. doi:10.7322/jhgd.110023. ISSN 0104-1282 http://pepsic.bvsalud.org/scielo.php?script=sci_abstract&pid=S0104-12822016000100003&lng=pt&nrm=iso&tlng=en.{{cite journal}}: |title= tidak ada atau kosong; Kutipan journal memerlukan |journal=; Parameter tidak dikenal |acessodata= diabaikan (|access-date= disarankan); Parameter tidak dikenal |data= diabaikan (|date= disarankan); Parameter tidak dikenal |jornal= diabaikan; Parameter tidak dikenal |lingua= diabaikan (|language= disarankan); Parameter tidak dikenal |numero= diabaikan (|number= disarankan); Parameter tidak dikenal |paginas= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro2= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro3= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro4= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro5= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro6= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro7= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro8= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro9= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro= diabaikan; Parameter tidak dikenal |titulo= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo2= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo3= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo4= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo5= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo6= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo7= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo8= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo9= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo= diabaikan
  4. ↑ . 39. doi:10.2337/dc16-0610. ISSN 0149-5992. PMID 27411698 https://care.diabetesjournals.org/content/39/9/1486.{{cite journal}}: |title= tidak ada atau kosong; Kutipan journal memerlukan |journal=; Parameter tidak dikenal |data= diabaikan (|date= disarankan); Parameter tidak dikenal |jornal= diabaikan; Parameter tidak dikenal |lingua= diabaikan (|language= disarankan); Parameter tidak dikenal |numero= diabaikan (|number= disarankan); Parameter tidak dikenal |paginas= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro2= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro3= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro4= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro5= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro6= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro7= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro8= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro9= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro= diabaikan; Parameter tidak dikenal |titulo= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo2= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo3= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo4= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo5= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo6= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo7= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo8= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo9= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo= diabaikan
  5. ↑ . 4. doi:10.1177/2325160316666535. ISSN 2325-1603 http://journals.sagepub.com/doi/10.1177/2325160316666535.{{cite journal}}: |title= tidak ada atau kosong; Kutipan journal memerlukan |journal=; Parameter tidak dikenal |acessodata= diabaikan (|access-date= disarankan); Parameter tidak dikenal |data= diabaikan (|date= disarankan); Parameter tidak dikenal |jornal= diabaikan; Parameter tidak dikenal |lingua= diabaikan (|language= disarankan); Parameter tidak dikenal |numero= diabaikan (|number= disarankan); Parameter tidak dikenal |paginas= diabaikan; Parameter tidak dikenal |primeiro= diabaikan; Parameter tidak dikenal |titulo= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ultimo= diabaikan

Bacaan lanjutan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan