Nama asli | Raion Kabushiki-gaisha |
|---|---|
| Jenis | Perseroan Terbatas (Kabushiki gaisha) |
| Industri | Bahan kimia rumah tangga & konsumen |
| Didirikan | 1891 (sebagai toko Kobayashi Tomijiro), berbadan hukum PT sejak 1918 |
| Kantor pusat | JP Lion Building, Kuramae, Taito, Tokyo, Jepang |
Tokoh kunci | Yukiyuki Takemori (Direktur Utama & CEO) |
| Produk | Deterjen, sabun, pasta gigi, kosmetik, obat bebas |
| Pendapatan | ¥422,09 miliar (konsolidasi, tahun buku 2025)[1] |
Jumlah karyawan | 8.346 orang (konsolidasi, per 31 Des 2025)[1] |
| Situs web | www.lion.co.jp/ja/ |
Lion Corporation (Raion Kabushiki-gaisha) adalah produsen barang kebutuhan rumah tangga (toiletries) asal Jepang yang memproduksi deterjen, sabun, pasta gigi, kosmetik, obat bebas, hingga produk perawatan hewan peliharaan. Perusahaan ini terdaftar di Bursa Efek Tokyo segmen Prime, dan kantor pusatnya berada di gedung "JP Lion Building" di kawasan Kuramae, Taito, Tokyo. Struktur tata kelolanya berbentuk perusahaan dengan dewan komisaris audit (kansayakukai secchi gaisha).[2]
Slogan perusahaan saat ini adalah life.love. dengan misi "berkontribusi pada kehidupan sehari-hari masyarakat melalui kebiasaan yang lebih baik".[3]
Sejarah
Lion berdiri pada Oktober 1891 sebagai toko dagang milik Kobayashi Tomijiro di Kanda, Tokyo, yang awalnya menjual sabun. Pada 1896 perusahaan meluncurkan pasta gigi bubuk bermerek "Lion", nama dan logo singa dipilih karena citranya yang dianggap kuat dan cocok untuk produk perawatan gigi. Pada tahun 1900, perusahaan juga sempat merilis pasta gigi "berkupon amal" sebagai bentuk kontribusi sosial, yang bertahan selama 20 tahun.[4]
- 1918, Resmi berbadan hukum sebagai Kobayashi & Co., Ltd.
- 1949, Berganti nama menjadi Lion Dentifrice Co., Ltd. (fokus pasta gigi)
- 1966, Meluncurkan deterjen cuci piring cair "Mama Lemon" yang menjadi ikon deterjen dapur di Jepang.
- 1977-1980, Lion Dentifrice dan Lion Fat & Oil merencanakan dan akhirnya melakukan merger sejajar, membentuk Lion Corporation seperti sekarang, efektif 1 Januari 1980.[5]
- 1991, Perubahan identitas perusahaan menyambut 100 tahun berdiri; logo "LION" hijau yang dipakai hingga kini mulai digunakan, bersamaan dengan slogan "Selalu di Tengah Kehidupan Sehari-hari".[3]
- 2007, Mengakuisisi hak merek "Bufferin" dan "Excedrin" dari usaha patungannya dengan Bristol-Myers Squibb senilai 30,4 miliar yen, akuisisi merek terbesar dalam sejarah perusahaan.[6][7]
- 2019, Mengakuisisi hak kekayaan intelektual merek obat kulit "Ferzea" dan "Enclon" dari anak usaha Shiseido.[8][9]
- 2021, Melepas seluruh saham di usaha patungan Idemitsu Lion Composite kepada Idemitsu Kosan; perusahaan patungan itu berganti nama menjadi Idemitsu Fine Composite.[10][11]
- 2022, Naik status ke segmen Prime Bursa Efek Tokyo saat reformasi segmentasi pasar, per 4 April 2022. Sepanjang tahun ini seluruh iklan televisi domestik Lion juga dialihkan sepenuhnya memakai teks bahasa Jepang (closed caption).[12]
- 2023, Kantor pusat pindah dari Sumida ke gedung baru "JP Lion Building" di Kuramae, Taito, efektif 1 Januari, dengan peresmian penuh (grand opening) pada 3 April 2023.[13][14]
- 2023, Melepas bisnis penjualan langsung (mail order) makanan berklaim fungsi kesehatan, termasuk lini "Lactoferrin", kepada Nissin Foods.[15]
- 2024, Melepas hak merek obat pereda nyeri luar "Harix" kepada Teikoku Seiyaku, serta merek minuman kesehatan "Gronsan" dan "Shin-Gromont" kepada LEC Inc.[16][17]
- 2025, Melepas lini produk memasak "Reed" (kertas masak) kepada Asahi Kasei Home Products.[18]
Rival utama Lion di pasar domestik Jepang adalah Kao. Di sebagian besar kategori produk Lion berada di posisi kedua setelah Kao, kecuali kategori pasta gigi (produk asal perusahaan) yang masih dipegang Lion sebagai pemimpin pasar.
Sejarah Lion di Indonesia
Lion Corporation masuk ke Indonesia lewat kerja sama/usaha patungan dengan perusahaan Indonesia, Grup Wings asal Surabaya. Menjelang akhir dekade 1970-an, Lion Corporation Jepang melihat besarnya potensi pasar produk konsumen di Indonesia, dan menjalin kerja sama dengan Wings Group yang saat itu sudah dikenal lewat merek-merek seperti Ekonomi dan Daia.[19]
- 1981, Kedua pihak mendirikan PT Cipta Segar Harum, dengan produk pertama yang diluncurkan adalah pasta gigi Ciptadent.[19][20]
- 1995, Perusahaan berganti nama menjadi PT Lionindojaya, menandai masuknya penanaman modal asing dari Lion Corporation Jepang secara resmi ke dalam struktur pemegang saham. Sejak saat itu hingga 2004, Lion Corporation memegang saham mayoritas.[19]
- 2004, Wings Group mengambil alih mayoritas saham dari Lion Corporation, dan nama perusahaan diubah menjadi PT Lion Wings seperti yang dipakai hingga sekarang.[19][21][22]
Sejak itu, PT Lion Wings tumbuh menjadi salah satu produsen produk perawatan pribadi dan rumah tangga terbesar di Indonesia, dengan pabrik dan pusat riset sendiri, serta produk yang diekspor ke lebih dari 50 negara.[20][22] Beberapa merek yang lahir dari kerja sama Lion-Wings ini antara lain:[20]
- Ciptadent pasta gigi (produk pertama, 1981)
- Mama Lemon sabun cuci piring
- Emeron sampo dan lotion
- Kodomo pasta gigi dan sikat gigi anak
- Zinc sampo anti-ketombe
- Systema pasta gigi dan sikat gigi
- Serasoft, Zact, Siwak F, dan beberapa merek lain
PT Lion Wings beroperasi terpisah dari lini bisnis makanan-minuman Wings Group (Wings Food), namun berbagi jaringan distribusi Wings yang sangat luas di seluruh Indonesia, salah satu alasan produk-produk Lion Wings mudah ditemukan hingga ke pelosok. Selain PT Lion Wings, Lion Corporation Jepang juga memiliki anak usaha/afiliasi lain di Asia Tenggara, seperti Lion Corporation Thailand, Southern Lion (Malaysia), Lion Corporation Singapore, dan Peerless Lion (Filipina).
Produk Utama
Lion memproduksi ribuan SKU dalam kategori deterjen, sabun mandi, pasta gigi/sikat gigi, kosmetik, perawatan rambut, hingga obat bebas (mis. Bufferin) dan produk hewan peliharaan (di bawah anak usaha Lion Pet).
Anak Usaha
Jepang
Beberapa anak usaha di Jepang antara lain Lion Specialty Chemicals, Lion Hygiene, Lion Pet, dan Lion Engineering.
Luar Jepang
- Lion Corporation (Korea)
- Qingdao Lion Daily Necessities Chemicals (Tiongkok)
- Lion Corporation (Hong Kong)
- Lion Chemical Industry (Taiwan)
- Lion Corporation (Thailand)
- Southern Lion Sdn. Bhd. (Malaysia)
- Lion Eco Chemicals Sdn. Bhd. (Malaysia)
- Lion Corporation (Singapore)
- Peerless Lion (Filipina)
- Lion Wings (Indonesia)
- Lion Kallol (Bangladesh)
Kontroversi
Pada Maret 2016, Badan Urusan Konsumen Jepang (Consumer Affairs Agency) memberikan peringatan resmi pertama sejak undang-undang promosi kesehatan berlaku, terkait iklan produk tokuho (makanan berklaim fungsi kesehatan) milik Lion di surat kabar yang dinilai menyesatkan konsumen.[23]
Lihat pula
Referensi
- 1 2 Lion Corporation (2026-03-26). Laporan Sekuritas Tahunan, Periode ke-165 (1 Januari-31 Desember 2025) (Laporan) (dalam bahasa Jepang).
- ↑ "(Pendekatan dan Struktur Tata Kelola Perusahaan)". Lion Corporation (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 2025-11-30.
- 1 2 "(Filosofi Perusahaan)" (dalam bahasa Jepang). Lion Corporation. Diakses tanggal 2024-10-24.
- ↑ "(Skema Kontribusi Sosial lewat Kupon Amal)". Lion Museum, Lion Corporation (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 2025-10-22.
- ↑ Japan Management Association Management Center (1986). CI Keikaku Jisshi Rei 8: Gappei o Zentei ni Kokoro no Icchi o Mezashita Zenshain Sanka no Tezukuri CI Keikaku — Lion Kabushiki Kaisha (Handbook Perencanaan CI untuk Reformasi Budaya Perusahaan, edisi praktik) (dalam bahasa Jepang). Japan Management Association.
- ↑ "title" (dalam bahasa Jepang). Reuters. 2007-07-02. Diakses tanggal 2023-08-12.
- ↑ "title". work (dalam bahasa Jepang). Drug Magazine Co. 2007-07-09. Diakses tanggal 2023-08-12.
- ↑ "title" (PDF) (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). Lion Corporation. 2019-01-31. Diakses tanggal 2019-08-02.
- ↑ "title" (PDF) (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). Shiseido Co., Ltd. 2019-01-31. Diakses tanggal 2025-11-18.
- ↑ "title" (PDF) (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). Lion Corporation. 2020-12-25. Diakses tanggal 2023-01-03.
- ↑ "title" (PDF) (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). Idemitsu Fine Composite Co., Ltd. 2022-07-01. Diakses tanggal 2023-01-03.
- ↑ "title" (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). Lion Corporation. 2022-12-21. Diakses tanggal 2023-01-03.
- ↑ "title" (PDF) (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). Lion Corporation. 2022-11-30. Diakses tanggal 2023-01-01.
- ↑ "title" (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). Lion Corporation. 2023-04-03. Diakses tanggal 2023-04-03.
- ↑ "title›" (PDF) (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). Lion Corporation. 2023-05-09. Diakses tanggal 2023-12-01.
- ↑ "title" (PDF) (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). Lion Corporation. 2024-02-14. Diakses tanggal 2024-02-14.
- ↑ "title" (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). LEC Inc. 2024-06-28. Diakses tanggal 2024-06-29.
- ↑ "title›" (PDF) (Rilis pers) (dalam bahasa Jepang). Lion Corporation. 2025-06-30. Diakses tanggal 2025-07-04.
- 1 2 3 4 Andrew Ngaditeja (2010). Analisis dan Perbaikan Metodologi [Studi Kasus PT Lion Wings] (Tesis). Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia.
- 1 2 3 "Sejarah". PT Lion Wings. Diakses tanggal 2026-07-12.
- ↑ "P.T. Lion Wings". LinkedIn. Diakses tanggal 2026-07-12.
- 1 2 "Profil PT Lion Wings, Perusahaan yang Bergerak di Industri FMCG". Liputan6.com. 2023-01-02. Diakses tanggal 2026-07-12.
- ↑ "title" (dalam bahasa Jepang). Nikkei. Diakses tanggal 2023-04-10.
Pranala luar
- Situs web resmi Lion Jepang