Sabtu, 24 Oktober 2026
09:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Leyla Zana

Leyla Zana

Bagikan:
Leyla Zana
250px-Zana_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota Majelis Nasional Agung
Mulai menjabat
7 Juni 2015
Daerah pemilihanAğrı (Juni 2015, Nov 2015)
Masa jabatan
20 Oktober 1991 –30 Juni 1994
Daerah pemilihanDiyarbakır (1991)
Informasi pribadi
Lahir3 Mei 1961 (umur 65)
Silvan, Turki
Partai politikPartai Masyarakat Demokrat (2005-2009)
Partai Demokratik Rakyat (2014-sekarang)
PekerjaanAktivis Perdamaian

Leyla Zana (lahir 3 Mei 1961), adalah seorang politikus Kurdi, yang ditahan selama 10 tahun karena aktivitas politiknya, yang dianggap oleh pengadilan Turki melawan persatuan negara. Saat ia menjadi anggota Partai Masyarakat Demokrat pro-Kurdi, ia dilarang bergabung dengan partai politik manapun selama lima tahun dan Dewan Konstitusional memutuskan untuk mencekal partainya. Ia terpilih sebagai anggota parlemen independen untuk Diyarbakır dengan dukungan Partai Perdamaian dan Demokrasi.

Ia dianugerahi Penghargaan Sakharov 1995 oleh Parlemen Eropa, tetapi belum dapat mengambilnya sampai ia dibebaskan pada 2004. Ia juga dianugerahi Penghargaan Rafto pada 1994 setelah diakui oleh Yayasan Rafto karena melakukan perjuangan damai atas dasar HAM suku Kurdi di Turki dan negara-negara tetangganya.[1]

Referensi

  1. ↑ "Rafto Prize Laureates". The Rafto Prize. Diakses tanggal Juli 4, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan