Senin, 26 Oktober 2026
10:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung

Leopold Zunz

Bagikan:

Leopold Zunz adalah orang Yahudi yang berperan dalam ilmu pengetahuan Yahudi.[1][2] Ia lahir sebuah tempat bernama Detmold pada tanggal 10 Agustus 1974 dan meninggal di Berlin pada tanggal 18 Maret 1886.[2] Ia merupakan sosoh yang berperan dalam literatur Yahudi termasuk di dalamnya juga berbagai puisi-puisi.[2] Ia juga berperan dalam merancang ritus-ritus ibadah Yahudi di sinagoge.[2] Zunz mempunyai ayah bernama Mendl Immanuel dan ibu bernama Hendel Behrens.[2] Ayah Zunz mengajarkan Bahasa Ibrani dan juga Talmud.[2] Ibu Zunz meninggal pada usia tiga puluh satu tahun di Hamburg.[2] Ayah Zunz berperan sebagai guru yang mengajarkan Zunz tentang bahasa Ibrani dan juga Mishnah.[2] Kematian ayah Zunz membuatnya harus berjuang demi hidupnya.[2] Setahun setelah ayahnya meninggal, Zunz masuk ke sekolah bernama Samson yang terletak di Wolfenbuttel.[2] Zuns dikenal sebagai anak yang mempunyai bakat matematika yang baik di sekolahnya.[2] Zunz juga tertarik dengan aljabar.[2] Kemampuan bahasa Zunz yang baik memampukan ia untuk menerjemahkan beberapa teks Ibrani ke dalam beberapa bahasa, salah satunya adalah bahasa Jerman.[2]

Referensi

  1. ↑ Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 "Leopold Zunz". Diakses tanggal 29 Mei 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan