Selasa, 13 Oktober 2026
12:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Lembah Chumbi

Lembah Chumbi

lembah di Tibet

Bagikan:
250px-Bundesarchiv_Bild_135-S-06-03-16%2C_Tibetexpedition%2C_Landschaftsaufnahme%2C_Chumbital.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lembah Chumbi, 1938.

Lembah Chumbi (Tibet: ཆུ་འབི; Wylie: chu vbi; Hanzi:春丕河谷; Pinyin:Chūnpī Hégǔ[1]) adalah sebuah lembah di Tibet di sebuah perbatasan antara India (Sikkim), Bhutan dan China (Tibet) di Pegunungan Himalaya. Dua jalur perbatasan antara India dan China dibuka di sana: Jalur Perbatasan Nathu La dan Jalur Perbatasan Jelep La. Secara administratif, lembah tersebut berada di Kabupaten Yadong, Wilayah Otonomi Tibet.

Lembah tersebut berada pada ketinggian 3.000 m (9.800 ft) dan merupakan bagian terdepan dari ekspedisi militer Inggris ke Tibet pada 1904. Lembah tersebut diduduki oleh Inggri selama sekitar tiga tahun setelah sebuah pertikaian[2][3] untuk mengamankan Tibet. Dokumen-dokumen pada masa tersebut menunjukan bahwa Inggris masih menduduki Lembah Chumbi sampai 8 Februari 1908, setelah meraih bayaran dari China.[4]

Lembah tersebut mekar pada musim semi. Lembah tersebut memiliki iklim sedang.

Tumbuhan Pedicularis chumbica (春丕马先蒿) mengambil nama dari lembah tersebut.

Referensi

  1. ↑ 春丕 (Chumbi) di Baidu.com
  2. ↑ "Glossary of Tibetan Terms". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-07-01. Diakses tanggal 2016-07-23.
  3. ↑ Tibet and Francis Younghusband
  4. ↑ East India (Tibet): Papers Relating to Tibet [and Further Papers ..., Issues 2-4,p. 143

27°23′11″N 88°49′52″E / 27.38639°N 88.83111°E / 27.38639; 88.83111

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan