Sabtu, 24 Oktober 2026
09:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Leiomioma

Bagikan:

Leiomioma adalah kondisi medis berupa tumbuhnya jaringan tidak normal atau tumor jinak yang terdiri dari jaringan otot polos, Tumor jinak ini umum di temukan pada Rahim, meskipun tidak menutup kemungkinan terjadi pada organ sistem pencernaan, organ sistem reproduksi, serta juga ditemukan pada sistem kardiovaskular meskipun sangat langka. Berbeda dengan kanker (Leiomiosarkoma) yang sangat berbahaya, mioma uteri dikategorikan sebagai tumor yang bersifat jinak pada rahim. Mioma uteri terdiri dari jaringan otot polos dan fibrosa.

Faktor Risiko

Tumor ini paling sering ditemukan di uterus dan dikenal juga sebagai leiomyoma atau mioma uteri. Leiomyoma uteri juga merupakan tumor jinak yang paling sering terjadi pada organ reproduksi wanita (70%).Beberapa faktor risiko yang melatarbelakangi seseorang mengidap penyakit tersebut diantaranya:

  1. Genetik dan ras.
  2. Usia diatas 30 tahun meningkatkan risiko mioma uteri.
  3. Gaya hidup.
  4. Obesitas
  5. Penyakit komorbid
  6. Infeksi[1]

Gejala

Pada umumnya oasien yang menderita penyakit tersebut tidak menimbulkan gajala spesifik, sehingga penderita tidak dapat mendeteksi secara dini penyakit yang diderita. Ada bebera gejala umum dari mioma uteri[2] diataranya:

  1. Perut begah dan membesar
  2. Sering buang air kecill.
  3. Sembelit atau konstipasi
  4. Nyeri haid
  5. Siklus menstruasi berlangsung lebih lama dari biasanya

Jenis Mioma Uteri[3]

Ada beberapa jenis mioma didasarkan letak pada rahum yakni:

  1. Mioma intramural
  2. Mioma subserosal
  3. Mioma pedunculated
  4. Mioma submikosa

Referensi

  1. ↑ "Leiomyoma - an overview | ScienceDirect Topics". www-sciencedirect-com.translate.goog. Diakses tanggal 2024-05-31.
  2. ↑ "Apa Gejala Mioma Uteri pada Wanita? Kenali Juga Jenis-jenisnya | Rumah Sakit Umum Daerah". rsud.bulelengkab.go.id. Diakses tanggal 2024-05-31.
  3. ↑ "Apa Gejala Mioma Uteri pada Wanita? Kenali Juga Jenis-jenisnya | Rumah Sakit Umum Daerah". rsud.bulelengkab.go.id. Diakses tanggal 2024-05-31.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan