Minggu, 18 Oktober 2026
09:34 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pembombardiran Berat Akhir

Pembombardiran Berat Akhir

Peristiwa Bombardir terakhir

Bagikan:
250px-Lunar_cataclysm.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penggambaran Bulan selama Pembombardiran Berat Akhir dan Bulan sekarang.

Pembombardiran Berat Akhir (disebut juga bencana bulan) adalah hipotesis terjadinya banyak tumbukan meteor dan komet di planet-planet Tata Surya sekitar 4,1 hingga 3,8 miliar tahun yang lalu.[1] Selama peristiwa ini, terbentuk banyak kawah tubrukan di Bulan, dan mungkin juga di Bumi, Merkurius, Venus, dan Mars. Bukti terjadinya peristiwa ini berasal dari penanggalan sampel-sampel bulan yang dibawa oleh astronaut-astronaut Apollo yang menunjukkan bahwa sebagian besar batuan leleh terbentuk pada masa tersebut. Meski banyak hipotesis telah diajukan untuk menjelaskan peningkatan tubrukan asteroid atau komet di Tata Surya pada masa tersebut, sebab utamanya masih belum disepakati. Model Nice, yang populer di antara ilmuwan keplanetan, menduga bahwa planet raksasa gas mengalami migrasi orbit dan membuat objek-objek di sabuk asteroid dan/atau sabuk Kuiper melalui orbit yang eksentrik dan bertubrukan dengan jalur planet kebumian. Meskipun begitu, beberapa ilmuwan menyatakan bahwa keberadaan sampel tersebut bukan berarti menunjukkan terjadinya peristiwa besar seperti ini.[1] Menurut mereka, sampel batuan leleh tersebut berasal dari satu cekungan, yaitu cekungan Imbrium, sehingga hanya terjadi satu peristiwa tubrukan saja.[2]

Catatan kaki

  1. 1 2 Taylor, G. Jeffrey. "Wandering Gas Giants and Lunar Bombardment"
  2. ↑ L. A. Haskin, R. L. Korotev, R. L. Rockow, B. L. Jolliff, Larry A.; Korotev, Randy L.; Rockow, Kaylynn M.; Jolliff, Bradley L. (1998). "The case for an Imbrium origin of the Apollo thorium-rich impact-melt breccias". Meteorit. Planet. Sci. 33 (5): 959–979. Bibcode:1998M&PS...33..959H. doi:10.1111/j.1945-5100.1998.tb01703.x.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan