Selasa, 03 November 2026
08:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Last Tango in Jakarta

film Indonesia tahun 1973 karya Wahyu Sihombing

Bagikan:
Last Tango in Jakarta
ProduserTulus Panggabean
Ditulis olehChan Pattimura
PemeranDicky Zulkarnaen
Mandy Cook
Pat Kelly
Rahayu Effendi
A. Khalik Noor Nasution
Atmonadi
Chaeruddin
Dhalia
Grace Simon
Kris Biantoro
Lience Prawoto Masito Sitorus
Menzano
Nurnaningsih
Sari Narulita
S. Effendi
Treesye Suta
SinematograferSuryo Susanto
Durasi103 menit
NegaraIndonesia

Last Tango in Jakarta adalah film Indonesia yang dibintangi antara lain oleh Dicky Zulkarnaen, Mandy Cook, Pat Kelly, dan Rahayu Effendi. Film ini terinspirasi dari Last Tango in Paris, film Prancis yang terkenal pada masa itu, tetapi dengan jalan cerita yang berbeda.

Sinopsis

Pat dan Mickey adalah dua wisatawan asing yang kehabisan uang saku. Mereka memutuskan menginap di sebuah hotel mewah, dengan niat mencari korban yang bisa ditipu. Pasangan ini bertemu dengan pasangan dari Indonesia, Charli dan Anna yang menginap di hotel yang sama untuk niat yang sama juga. Dalam kehidupan ini menampilkan sindiran dan humor tentang kesulitan hidup di kota besar, kebahagiaan yang identik dengan uang. Manajer hotel yang semula mengira kedatangan tamu istimewa menjadi uring-uringan karena ketahuan mereka semua adalah penipu.[1]

Referensi

  1. ↑ Last Tango in Jakarta[pranala nonaktif permanen], diakss pada 17 Desember 2009

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan