Minggu, 18 Oktober 2026
01:34 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Lapisan-S

Bagikan:

Lapisan-S (dari bahasa Inggris surface layer atau lapisan permukaan) adalah bagian dari selubung sel yang ditemukan pada hampir semua arkea, serta pada banyak jenis bakteri.[1][2] Lapisan ini berupa lapisan monomolekuler yang terdiri dari protein atau glikoprotein yang identik. Struktur ini dibangun melalui perakitan mandiri dan membungkus seluruh permukaan sel. Dengan demikian, protein lapisan-S dapat menyusun hingga 15% dari seluruh kandungan protein sel.[3] Protein lapisan-S tidak terkonservasi dengan baik atau tidak dikonservasi sama sekali, dan dapat sangat berbeda bahkan di antara spesies terkait. Tergantung pada spesiesnya, lapisan-S memiliki ketebalan antara 5 dan 25 nm dan memiliki pori-pori yang identik yang diameternya 2-8 nm.[4]

Istilah "S-layer" pertama kali digunakan pada tahun 1976.[5] Penggunaan umumnya diterima sejak "Lokakarya Internasional Pertama tentang Lapisan Permukaan Sel Bakteri Kristal, Wina (Austria)" pada tahun 1984, dan pada tahun 1987 lapisan-S ditetapkan pada Lokakarya Organisasi Biologi Molekuler Eropa tentang “Lapisan Permukaan Sel Bakteri Kristal”, Wina sebagai" Susunan dua dimensi dari subunit protein yang membentuk lapisan permukaan pada sel prokariotik" (lihat "Kata Pengantar", halaman VI di Sleytr dkk. 1988[6]). Untuk ringkasan singkat tentang sejarah penelitian lapisan-S lihat referensi [2][7]

Referensi

  1. ↑ Albers SV, Meyer BH (2011). "The archaeal cell envelope". Nature Reviews Microbiology. 9 (6): 414–426. doi:10.1038/nrmicro2576. PMID 21572458.
  2. 1 2 Sleytr UB, Schuster B, Egelseer EM, Pum D (2014). "S-layers: Principles and Applications". FEMS Microbiology Reviews. 38 (5): 823–864. doi:10.1111/1574-6976.12063. PMC 4232325. PMID 24483139.
  3. ↑ Sleytr U, Messner P, Pum D, Sára M (1993). "Crystalline bacterial cell surface layers". Mol. Microbiol. 10 (5): 911–6. doi:10.1111/j.1365-2958.1993.tb00962.x. PMID 7934867.
  4. ↑ Sleytr U, Bayley H, Sára M, Breitwieser A, Küpcü S, Mader C, Weigert S, Unger F, Messner P, Jahn-Schmid B, Schuster B, Pum D, Douglas K, Clark N, Moore J, Winningham T, Levy S, Frithsen I, Pankovc J, Beale P, Gillis H, Choutov D, Martin K (1997). "Applications of S-layers". FEMS Microbiol. Rev. 20 (1–2): 151–75. doi:10.1016/S0168-6445(97)00044-2. PMID 9276930.
  5. ↑ Sleytr UB (1976). "Self-assembly of the hexagonally and tetragonally arranged subunits of bacterial surface layers and their reattachment to cell walls". J. Ultrastruct. Res. 55 (3): 360–367. doi:10.1016/S0022-5320(76)80093-7. PMID 6800.
  6. ↑ Sleytr UB, Messner P, Pum D, Sára M (1988). Crystalline Bacterial Cell Surface Layers. Berlin: Springer. ISBN 978-3-540-19082-0.
  7. ↑ Sleytr UB (2016). Curiosity and Passion for Science and Art. Series in Structural Biology. Vol. 7. Singapore: World Scientific Publishing. doi:10.1142/10084. ISBN 978-981-3141-81-0.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan