Sabtu, 24 Oktober 2026
06:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Lapis Palaro

Lapis Palaro

makanan khas daerah

Bagikan:
250px-Stamp_of_Indonesia_-_2010_-_Colnect_248254_-_Lapis_Palaro.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lapis Palaro, 2010

Lapis Palaro adalah salah satu kuliner langka yang ada di Maluku, makanan ini menggunakan daging sapi sebagai bahan utamanya dan dicampur dengan berbagai macam bumbu rempah yang banyak tersedia di dataran Maluku,ragam rempah ini digunakan untuk meningkatkan cita rasa. cara membuat lapis polaro cukup mudah,daging sapi diiris tipis tipis,lalu dimasukkan ke dalam air yang sudah diberi garam dan gula pasir,lalu di rebus hingga empuk.

Sementara, untuk kuah siramnya terdiri dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, kencur, jahe, pala, jintan, cengkeh, dan ketumbar yang digiling sampai halus.[1][2]

Referensi

  1. ↑ "Makanan Khas Maluku yang Kelezatannya Wajib Dicoba!". Nyero.ID. 2019-06-25. Diakses tanggal 2020-01-09.
  2. ↑ "GenPI.co". GenPI.co. Diakses tanggal 2020-01-09.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan