Selasa, 29 September 2026
13:52 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Laoshang Chanyu

Laoshang Chanyu

Bagikan:
250px-Hsiung-nu-Empire.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kekaisaran Xiongnu pada abad ke 1 ketika awal Masehi

Laoshang Chanyu (Hanzi:老上單于, bertahta tahun 174–160 SM), yang dulunya bernama Jizhu (Hanzi:稽粥), merupakan asal Chanyu dari Xiongnu, pewaris Modu Chanyu (冒頓單于). Di dalam masa pemerintahannya, ekspansi kekuasaan Xiongnu berkembang; Yuezhi dikalahkan, dan Xiongnu kemudian menguasai wilayah Hexi.

Laoshang di dalam bahasa Tionghoa berarti 'kuno dan ditinggikan' dan kemungkinan adalah suatu terjemahan dari gelar Xiongnu, namun dapat diartikan suatu upaya untuk mewakili fonetik kalimat Xiongnu.[1]

Pada tahun 162 SM, dibawah Jizhu Chanyu (juga dikenal sebagai 'Laoshang' – bertahta pada tahun 174-158 SM), Xiongnu mengalahkan Yuezhi untuk yang keempat kalinya.[2][3] Setelah kekalahan ini, mayoritas Yuezhi (yang ditujukan oleh Cina sebagai Da Yuezhi) melarikan diri ke barat laut dan menetap di dalam wilayah Sungai Ili, dan kelompok yang lebih kecil (ditujukan oleh Cina sebagai 'Xiao Yuezhi' = "Lebih Sedikit' atau 'Lebih Kecil' Yuezhi) melarikan diri ke pegunungan selatan dan menetap di antara beberapa suku Qiang disana.

Di dalam Shiji pada bab ke-110 dituliskan:

"Tak lama setelah ini, Maodun meninggal dan putranya Jizhu digelari dengan Shanyu Tua. Ketika Jizhu menjadi Shanyu [tahun 174 SM], Kaisar Wen mengirim seorang putri dari keluarga kerajaan untuk menjadi istrinya, mengirimkan seorang kasim dari Yan yang bernama Zhonghang Yue untuk menemaninya sebagai guru pribadinya.[4]

Catatan kaki

  1. ↑ Hulsewé (1979), p. 120, n. 284.
  2. ↑ Benjamin (2007), pp. 71–74.
  3. ↑ Hill (2009), p. 578.
  4. ↑ Watson (1993), p. 142.

Referensi

  • Benjamin, Craig G. R. (2007) The Yuezhi: Origin, Migration and the Conquest of Northern Bactria. Silk Road Studies XIV. Brepols, Belgium. ISBN 978-2-503-52429-0.
  • Hill, John E. (2009) Through the Jade Gate to Rome: A Study of the Silk Routes during the Later Han Dynasty, 1st to 2nd Centuries CE. John E. Hill. BookSurge, Charleston, South Carolina. ISBN 978-1-4392-2134-1.
  • Hulsewé, A. F. P. (1979). China in Central Asia: The Early Stage 125 BC – AD 23: an annotated translation of chapters 61 and 96 of the History of the Former Han Dynasty. Introduction by M. A. N. Loewe. ISBN 94-04-05884-2. Leiden: E. J. Brill.
  • Watson, Burton. (1993). Records of the Grand Historian of China. Han Dynasty II. (Revised Edition). New York, Columbia University Press. ISBN 0-231-08167-7.
  • Yap, Joseph P. (2009). Wars With The Xiongnu, A Translation From Zizhi tongjian", pp. 107–121. AuthorHouse (2009) ISBN 978-1-4490-0604-4
Didahului oleh:
Modu Chanyu
Laoshang Chanyu dari Kerajaan Xiongnu
174–160 SM
Diteruskan oleh:
Gunchen Chanyu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan