Minggu, 25 Oktober 2026
19:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Langobardia Minor

Langobardia Minor

daerah historis dan kultural di Eropa Abad Pertengahan, wilayah suku Langobard di kini Italia Selatan dan Tengah

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang domain Lombard di selatan. Untuk provinsi Bizantium, lihat Longobardia.
330px-Lombard_%28Kingdom_of%29_Italy.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Langobardia Minor (dalam hijau terang) di domain Langobard pada 740

Langobardia Minor adalah nama yang, pada Abad Pertengahan Awal, diberikan kepada domain Lombard yang ada di Italia tengah dan selatan, terdiri dari kadipaten Spoleto dan Benevento. Setelah penaklukan kerajaan Lombard oleh Karolus Agung pada 774, wilayah ini tetap di bawah kendali Lombard.

Setelah mencapai Italia melalui Friuli pada 568, orang Lombard menaklukkan banyak wilayah di sebelah selatan pegunungan Alpen dari tangan Bizantium. Wilayah tersebut, yang setidaknya pada awalnya bukanlah domain yang seragam dan terhubung, dikelompokkan menjadi dua area utama: Langobardia Major, dari pegunungan Alpen hingga Toskana masa kini, dan Langobardia Minor, yang terdiri dari domain di sebelah selatan wilayah Bizantium (yang, pada akhir abad ke-6, membentang dari Roma hingga Ravenna melalui Umbria dan Marche masa kini). Eksarkatus Ravenna] terhubung ke Roma melalui koridor Bizantium yang melintasi Orvieto, Chiusi dan Perugia dan memisahkan Langobardia Minor dari Langobardia Major.[1]

Sementara Langobardia Major terpecah menjadi banyak kadipaten dan negara kota, Langobardia Minor mempertahankan, selama durasi kerajaan Lombard (568–774), stabilitas institusional yang luar biasa, tetap terbagi menjadi dua kadipaten, Spoleto dan Benevento. Mereka dibentuk segera setelah penetrasi Lombard, pada 570-an, dan adipati pertama adalah Faroald di Spoleto dan Zotto di Benevento. Pada awalnya, dua kadipaten tersebut hanya meliputi wilayah pedalaman, sementara wilayah pesisir dikendalikan oleh Bizantium; tetapi nantinya (terutama semasa pemerintahan Agilulf, 591–616) wilayah kekuasaan Lombard juga diperluas ke pesisir. Akibatnya, seluruh pesisir Laut Adriatik antara benteng pertahanan Bizantium, Ancona di utara dan Otranto di selatan menjadi takluk pada dua kadipaten. Namun, Laut Ionia dan Tirenia, hanya sebagian yang ada di bawah kekuasaan adipati Benevento, yang tidak pernah mampu menduduki secara permanen kota Napoli, ujung Salento, bagian dari Calabria di sebelah selatan Cosenza dan Crotone, atau kota Roma dan pinggirannya.

Referensi

  1. ↑ Thomas Hodgkin (1880-1889); The Lombard Invasion. Italy and Her Invaders, Vol. 5, Book VI. pp. 71–73.

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan