Jumat, 23 Oktober 2026
17:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Lambang Afrika Tengah

Lambang Afrika Tengah

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Lambang Negara Republik Afrika Tengah
250px-Coat_of_arms_of_the_Central_African_Republic.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Detail
PemangkuAfrika Tengah
Digunakan sejak17 Mei 1963
MustakaMatahari emas dengan tanggal di bawahnya 1 Desember 1958, di atas terdapat pita bertuliskan ZO KWE ZO
"Semua orang adalah orang"
PenopangBendera Afrika Tengah
SemboyanUnité, Dignité, Travail
"Persatuan, Kehormatan, Pekerjaan"

Lambang negara Republik Afrika Tengah adalah lambang resmi dari Republik Afrika Tengah. Lambang ini mengandungi sebuah perisai di tengah, dengan dua bendera di sudutnya, dan matahari terbit di atas perisai.

Simbol

ZO KWE ZO, motto dalam bahasa Sango, berarti "Manusia adalah manusia" atau "Semua orang adalah orang".

Gajah dah pohon baobab mewakili alam sebagai tulang punggung negara.

Versi terdahulu lambang ini mempunyai kalimat "1er DECEMBRE 1958" ditulis di matahari.[1]

Referensi

  1. ↑ Guide to the Flags of the World by Mauro Talocci, revised and updated by Whitney Smith (ISBN 0-688-01141-1), p. 145.
Negara
berdaulat
Afrika Utara
Afrika Barat
Afrika Tengah
Afrika Timur
Afrika Selatan
Negara dengan
pengakuan terbatas
Dependensi dan
wilayah lain


Ikon rintisan

Artikel bertopik lambang negara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan