Selasa, 03 November 2026
07:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Lalat pepagan

Lalat pepagan

Bagikan:
Lalat pepagan
Rentang waktu: 163–0 jtyl Jura Akhir – Sekarang
Echmepteryx hageni
Echmepteryx hageni
Kutu buku yang tidak teridentifikasi
Kutu buku yang tidak teridentifikasi
Klasifikasi ilmiahSunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
(tanpa takson): Paraneoptera
(tanpa takson): Psocoptera
Kelompok yang termasuk
Kelompok yang tidak termasuk secara tradisional, namun secara kladistik termasuk

Psocoptera , disebut juga lalat pepagan atau kutu pepagan adalah sebuah ordo serangga.[1] Mereka muncul pertama kali pada periode Permian, 295 hingga 248 juta tahun silam. Ordo ini sering dianggap sebagai yang paling primtif dari antara hemipteroid.[2] Nama ordo ini berasal dari kata berbahasa Yunani, yakni ψῶχος, psokhos (diterjemahkan secara harfiah menjadi 'digerogoti' atau 'digosok') dan πτερά, ptera (diterjemahkan secara harfiah menjadi sayap).[3] Terdapat lebih dari 5.500 spesies dalam 41 famili yang terbagi dalam tiga subordo. Sejumlah spesies baru dideskripsikan dalam beberapa tahun terakhir.[4]

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Psocoptera.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Lalat pepagan.


Ikon rintisan

Artikel bertopik serangga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan