Sabtu, 31 Oktober 2026
00:28 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Lactobacillus acidophilus

Lactobacillus acidophilus

Bagikan:
Lactobacillus acidophilus
250px-Lactobacillus_sp_01.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Famili:
Genus:
Spesies:
L. acidophilus
Nama binomial
Lactobacillus acidophilus
(Moro 1900)
Hansen & Mocquot 1970
Artikel takson sembarang

Lactobacillus acidophilus merupakan bakteri gram-positif,[1][2] tidak bergerak, tidak membentuk spora,[3] katalase negatif,[4] mampu bertahan pada pH asam (di bawah pH 4),[5] berbentuk batang, dapat menghasilkan senyawa anti bakteri yaitu bakteriosin,[2] dan menghasilkan produk utamanya asam laktat dari fermentasi karbohidrat.[3] L. acidophilus tumbuh optimal dari 37 hingga 42 °C dan dapat berkembang pada suhu setinggi 45 °C. Bakteri ini mencapai pertumbuhan tertinggi pada pH antara 5,5 dan 6,0, dan pertumbuhannya berhenti pada pH 4,0.[6] Bakteri ini merupakan organisme homofermentatif obligat yang memfermentasi karbohidrat untuk menghasilkan asam laktat, dan merupakan salah satu BAL yang paling toleran terhadap oksigen.[6] Lactobacillus acidophilus dapat tumbuh baik dengan oksigen ataupun tanpa oksigen.[7]

Habitat

Isolat L. acidophilus juga merupakan bagian dari mikrobiota alami manusia[6] dan banyak ditemukan di gastro intestinal manusia, hewan, saluran pencernaan, rongga mulut, vagina, dan berbagai makanan fermentasi.[1][7] Bakteri ini dapat melekat pada sel-sel epitel saluran pencernaan, ditemukan dalam usus orang dewasa dan asal mulanya diisolasi dari feses bayi sehat yang berusia 1-2 bulan, dan air susu ibu.[8]

Fungsi dan Manfaat

Sejak diisolasi, telah dipelajari dan ditemukan bahwa Lactobacillus acidophilus dapat mengurangi penyakit radang usus melalui pengurangan sitokin, mengurangi kanker, mengatur kekebalan tubuh, mengurangi kolesterol, dan meredakan diare.[1]Lactobacillus acidophilus juga dapat secara langsung atau tidak langsung mengganggu mikrobiota usus atau metabolisme inang oleh beberapa zat aktif, seperti bakteriosin[4](dapat merangsang pembentukan antibodi tubuh),[8] polisakarida ekstraseluler (EPS), dan protein lapisan permukaan (SLP).[1]

Namun, bakteri ini dapat menyebabkan karies gigi, karena asidogenik dan asidurik (hidup pada suasana asam) sehingga struktur gigi menjadi rusak akibat fermentasi bakteri.[5] Keistimewaan bakteri ini adalah dapat memecah ikatan azo dari sulfasalin yang menghasilkan azulfidin, yang dapat digunakan untuk pengobatan colitis.[8] L. acidophilus memiliki kemampuan bertahan hidup dalam garam empedu, kondisi asam, mampu menghambat bakteri patogen, tahan terhadap antibiotik dan dapat mengikat kolesterol dengan cara menempelkan diri pada epitel dinding saluran pencernaan. Semakin banyak bakteri yang menggunakan asam empedu maka semakin banyak memberikan manfaat yang besar untuk menekan zat kolesterol yang akan digunakan untuk menjaga konsentrasi asam empedu agar tetap konstan.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Huang, Zheng; Zhou, Xingya; Stanton, Chaterine; Paul Ross, Reynolds; Zhao, Jianxin; Zhang, Hao; Yang, Bo; Chen, Wei (2021 Sep). "Comparative Genomics and Specific Functional Characteristics Analysis of Lactobacillus acidophilus". National Library of Medicine. 9 (9). doi:10.3390/microorganisms9091992.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  2. 1 2 Solehah, Mar’atus; Riyanti, Rr; Wanniatie, Veronica; Septinova, Dian (Mei 2022). "PENGARUH PEMBERIAN Lactobacillus acidophilus TERHADAP pH DAN DAYA IKAT AIR DAGING BROILER". Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan. 6 (2): 151–157. doi:10.23960/jrip.2022.6.2.151-157. ISSN 2598-3067.
  3. 1 2 3 Herlinawati, L; Ningrumsari, I (Oktober 2019). "PERANAN Lactobacillus acidophilus DALAM PAKAN TERFERMENTASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAGING AYAM BROILER (PROTEIN, KOLESTEROL)". Jurnal Pertanian. 10 (2): 93–101. ISSN 2087-4936.
  4. 1 2 Sihite, Mikael; Laura Raynardia Esti Nugrahini, Yosephine; Marcelino Simanjuntak, Erick (Desember 2020). "EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT KACANG TANAH DAN BAKTERI LACTOBACILLUS ACIDOPHILUS SEBAGAI SINBIOTIK". Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan. 2 (4): 226–233. doi:10.24198/jnttip.v2i4.29998.
  5. 1 2 Aini, Milfa; Rahayuni, Sri; Mardina, Vivi; Asiah, Nur (2021). "BAKTERI Lactobacillus spp DAN PERANANNYA BAGI KEHIDUPAN". Jurnal Jeumpa. 8 (2). doi:10.33059/jj.v8i2.3154.{{cite journal}}: |first4= tidak memiliki |last4=
  6. 1 2 3 María Remes Troche, José; Coss Adame, Enrique; Ángel Valdovinos Díaz, Miguel; Gómez Escudero, Octavio; Eugenia Icaza Chávez, María; Antonio Chávez-Barrera, José; Zárate Mondragón, Flora; Antonio Ruíz Velarde Velasco, José; Solana Ortiz, Rodolfo (24 Nov 2020). "Lactobacillus acidophilus LB: a useful pharmabiotic for the treatment of digestive disorders". National Library of Medicine. doi:10.1177/1756284820971201. PMC 7692339.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 (Inggris) Sandine WE. 1979. Roles of Lactobacillus in the Intestinal Tract. J Food Protection 42(3):259-62
  8. 1 2 3 Indrayati, N.; Tanuwiria, U H.; Mayasari, N. (2008). "AKTIVITAS Lactobacillus acidophilus DAN Bifidobacterium TERHADAP KUALITAS YOGHURT DAN PENGHAMBATANNYA PADA Helicobacter pylori". Bionatura. 10 (2): 129–140.{{cite journal}}: |first= tidak memiliki |last=

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan