Selasa, 29 September 2026
17:04 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

La Rose

Bagikan:

Jenny Mercelina Laloan atau lebih dikenal dengan nama La Rose (22 Desember 1932 – 22 November 2003) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Selain menggunakan nama La Rose, ia juga menggunakan nama samaran lain dalam tulisan-tulisannya, yaitu Jenny Sdk., M.H. Sosrodanukusumo-Laloan, dan Yasmin.[1] Namanya dikenal melalui karya-karyanya dalam genre prosa yang dimuat di berbagai majalah wanita. Dia juga mengasuh beberapa rubrik perempuan dan keluarga. La Rose pernah menjadi Staf Ahli Menteri Pertanian untuk bidang Ketahanan Pangan semasa dijabat oleh Bungaran Saragih.[2][3] Beberapa novel La Rose dijadikan bahan kajian skripsi oleh mahasiswa di antaranya Puing-Puing Kesetiaan, Puing-Puing Kekecewaan, Balada Sekuntum Teratai, Lingkaran Hidup, Ditelan Kenyataan, Bukan karena Aku Tidak Mencintai, dan ’'Gema Cinta.[4]

Latar belakang

La Rose lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, tahun 1932, menghabiskan masa kanak dan remajanya di Desa Naongan, Manado, Sulawesi Utara. Dia menyelesaikan pendidikannya hanya sampai setingkat SMA, tetapi mempunyai kemampuan berbahasa Inggris, Belanda, dan Prancis cukup mahir. Meskipun sudah menulis sebelumnya, ia justru terkenal pada waktu membanjirnya majalah-majalah wanita. Ia menulis apa saja tentang wanita, lelaki, cinta, dan rumah tangga. Nama penanya, La Rose, merupakan ekspresi kegemarannya pada bunga mawar. Di majalah Kartini, misalnya, ia menjadi pengasuh rubrik Cinta Sejuta Rasa Bersama La Rose. Pada majalah Asri, ia menulis Makna Sebuah Rumah. Ia juga menulis cerita bersambung dan cerita pendek. Sedikitnya sudah 14 judul novel telah dihasilkannya. Di antaranya, Wajah-Wajah Cinta, Chairiah, Jalan yang Sepi, dan Kebenaran di Balik Kenyataan yang berlatar belakang masa revolusi. Novelnya, Benang-Benang Kusut, diterbitkan pula di Malaysia. Tulisannya cenderung terbuka, apa adanya, termasuk dalam melukiskan adegan percintaan, sehingga sejumlah kalangan menuduhnya terlalu berani menuliskan tentang seks. La Rose juga dikenal sebagai perancang mode dan pelukis.[5]

Karier

  • Penulis tetap majalah Kartini
  • Penulis tetap majalah Asri
  • Perancang Mode
  • Direktris Don Rio

Kematian

La Rose meninggal dunia pada tanggal 22 November 2003 karena penyakit kanker tulang. Ia dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Bibliografi

  • Dalam Wajah-Wajah Cinta (1976)
  • Nah Ini Dia (1977)
  • Psssst (Jangan Bilang Siapa-Siapa) (1977)
  • Benang-Benang Kusut (1983)
  • Lingkaran Hidup (1983)
  • Takdir (1983); (7) Wajah-Wajah Cinta (1983)
  • Bukan karena Aku Tidak Mencintai (1985)
  • Ditelan Kenyataan (1985)
  • Pendeta Yonas (1985)
  • Adakah Jalan Lain(1986)
  • Tak Ada Jalan Buntu (1986)
  • Lembah Citra (1987)
  • Tak Semerdu Kata Hati (1987)
  • Istri Pengacara (1987)
  • Mereka yang Merugi dan yang Beruntung (1987)

Referensi

  1. ↑ Profil La Rose Ensiklopedia Sastra Indonesia - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Diakses 28 Juli 2020
  2. ↑ Profil La Rose Diarsipkan 2015-04-02 di Wayback Machine. Website resmi Taman Ismail Marzuki. Diakses 4 Maret 2015
  3. ↑ La Rose tutup usia Liputan 6. Diakses 4 Maret 2015
  4. ↑ Harian Umum Republika, 27 Mei 1994
  5. ↑ Library Ohiou Diarsipkan 2015-04-02 di Wayback Machine., diakses 4 Maret 2015


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan