Senin, 28 September 2026
07:02 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Kusuma Wardhani

Kusuma Wardhani

pemanah

Untuk model Indonesia dengan nama yang mirip secara homofonik, lihat Diana Kusuma Wardhani.
Kusuma Wardhani
Kusuma_Wardhani_2015.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir(1964-02-20)20 Februari 1964
Meninggal12 November 2023(2023-11-12) (umur 59)

Kusuma Wardhani (20 Februari 1964 – 12 November 2023)[1] adalah seorang pemanah asal Indonesia. Di bawah bimbingan atlet panahan senior, Donald Pandiangan, Kusuma Wardhani bersama dengan Nurfitriyana Saiman dan Lilies Handayani merebut medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade Musim Panas 1988 yaitu medali perak.[2]

Dia meninggal dunia pada 12 November 2023 dalam usia 59 tahun.[3]

Dalam budaya populer

Referensi

  1. ↑ "Innalillah… Legenda Atlet Panahan Indonesia Kusuma Wardhani Dikabarkan Meninggal Dunia". Fajar.
  2. ↑ Archery Media Guide, Olympic Games-London 2012 (PDF), World Archery, hlm. 24
  3. ↑ "Legenda Panahan Indonesia Kusuma Wardhani Meninggal Dunia". 12 November 2023. Diakses tanggal 12 November 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Ini Kata "3 Srikandi" Asli tentang Tara Basro, Chelsea Islan, dan BCL - Kompas.com. Entertainment.kompas.com (2016-04-18). Retrieved on 2017-02-02.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik pemanah Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan