Kamis, 24 September 2026
02:38 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kurt Sethe

Kurt Sethe

250px-Kurt_Sethe.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kurt Heinrich Sethe.

Kurt Heinrich Sethe (30 September 1869  6 Juli 1934) adalah seorang Egiptologis dan filologis asal Berlin, Jerman. Ia adalah murid dari Adolf Erman. Sethe mengumpulkan sejumlah teks dari Mesir pada kunjungannya kesana dan menyunting Urkunden des ægyptischen Altertums yang menjadi katalog standar dari sastra dan teks Mesir kuno.

Referensi

  • Kurt Sethe: Das aegyptische verbum im altaegyptischen, neuaegyptischen und koptischen, Leipzig: J. C. Hinrichs, 1902.
  • Kurt Sethe: Urkunden des Alten Reichs (= Urkunden des ägyptischen Altertums. Abteilung 1). 1. Band, 4. Heft. 2., augmented edition, Hinrichs'sche Buchhandlung, Leipzig 1933, available online.
  • Sethe (Kurt Heinrich) di Wayback Machine(diarsipkan tanggal February 4, 2012) at 2terres.hautesavoie.net
  • Gardiner, Alan. Egyptian Grammar. Being an Introduction to the Study of Hieroglyphs. 3rd Ed., Rev. London: Oxford University Press, 1957 (1st ed. 1927).
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kurt Sethe.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan