Sabtu, 26 September 2026
21:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Kurt Heissmeyer

Kurt Heissmeyer (26 Desember 1905 – 29 Agustus 1967) adalah seorang dokter SS Nazi[1] yang terlibat dalam eksperimen medis terhadap narapidana kamp konsentrasi termasuk anak-anak, terutama Sergio de Simone yang berusia tujuh tahun.

Percobaan medis

Untuk mendapatkan jabatan profesor, Heissmeyer perlu menyajikan penelitian asli.

Meskipun sebelumnya tidak terbukti, hipotesisnya adalah bahwa penyuntikan basil tuberkulosis hidup ke dalam subjek akan berfungsi sebagai vaksin. Komponen lain dari eksperimennya didasarkan pada teori rasial Nazi pseudosains bahwa ras memainkan faktor dalam perkembangan tuberkulosis. Ia mencoba membuktikan hipotesisnya dengan menyuntikkan basil tuberkulosis hidup ke dalam paru-paru dan aliran darah "Untermenschen" (submanusia), orang Yahudi dan Slavia yang dianggap oleh Nazi sebagai ras yang lebih rendah daripada orang Jerman.

Ia dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan menguji subjeknya sebagai hasil dari koneksi pribadi: pamannya, jenderal SS August Heissmeyer,[2][3][4] dan kenalan dekatnya, jenderal SS Oswald Pohl.[5]

Eksperimennya dilakukan terhadap 20 anak Yahudi di kamp konsentrasi Neuengamme. Anak-anak tersebut, bersama dengan empat pengasuh dewasa mereka, dibunuh dengan cara digantung di ruang bawah tanah Sekolah Bullenhuser Damm di Hamburg.

Setelah perang, Heissmeyer lolos dari deteksi dan kembali ke rumahnya di Magdeburg di Jerman Timur pascaperang dan memulai praktik medis yang sukses sebagai spesialis paru-paru dan tuberkulosis. Ia akhirnya ketahuan pada tahun 1959, dan ditangkap pada tahun 1963. Pada tahun 1966, ia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Dalam persidangannya, ia menyatakan, "Saya tidak berpikir bahwa para tahanan di kamp memiliki nilai penuh sebagai manusia." Ketika ditanya mengapa ia tidak menggunakan marmut, ia menjawab, "Bagi saya tidak ada perbedaan mendasar antara manusia dan marmut." Ia kemudian mengoreksi dirinya sendiri: "Yahudi dan marmut".[6] Heissmeyer meninggal di penjara pada tanggal 29 Agustus 1967.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Medicine and medical ethics in Nazi Germany: origins, practices, legacies By Francis R. Nicosia, Jonathan Huener p. 84
  2. ↑ The Nazi Doctors by Robert Jay Lifton: Medical Killing and the Psychology of Genocide Publisher: Basic Books (August 2000) Language: English ISBN978-0-465-04905-9 ISBN978-0-465-04905-9
  3. ↑ The Murders at Bullenhuser Damm: The SS Doctor and the Children by Gunther Schwarberg Publisher: Indiana Univ Pr; First Edition (April 1984) Language: English ISBN978-0-253-15481-1 ISBN978-0-253-15481-1
  4. ↑ Doctors Under Hitler By Michael H. Kater Publisher: The University of North Carolina Press (February 2, 2000) Language: English ISBN978-0-8078-4858-6 ISBN978-0-8078-4858-6
  5. ↑ Page 84–85:Medicine and medical ethics in Nazi Germany: origins, practices, legacies By Francis R. Nicosia,Publisher: Berghahn Books; illustrated edition (April 1, 2002) Language: English ISBN978-1-57181-386-2 ISBN978-1-57181-386-2
  6. ↑ Admitting the Holocaust: Collected Essays By Lawrence L. Langer Publisher: Oxford University Press, USA (June 20, 1996) Language: English ISBN978-0-19-510648-0 ISBN978-0-19-510648-0


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan