Selasa, 20 Oktober 2026
07:35 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Kuplet elegi

Bagikan:

Kuplet elegi adalah bentuk puisi yang digunakan dalam lirik-lirik Yunani Kuno untuk berbagai tema dan biasanya skanya tidak sebesar wiracarita. Para penyair Romawi, khususnya Propertius, Tibullus, dan Ovid, juga menggunakan bentuk yang sama dalam bahasa Latin. Seperti kuplet kepahlawanan dalam bahasa Inggris, setiap kuplet biasanya masuk akal jika dibaca sendiri walaupun sebenarnya merupakan bagian dari puisi yang lebih besar.

Setiap kuplet terdiri dari ayat heksameter yang diikuti dengan ayat pentameter. Berikut adalah bentuk iramanya. Sebagai catatan, - menandai suku kata panjang, u adalah suku kata pendek, dan U adalah satu suku kata panjang atau dua suku kata pendek:

- U | - U | - U | - U | - u u | - -
- U | - U | - || - u u | - u u | -

Bentuk puisi ini dipakai oleh para pujangga kuno untuk mempertentangkan naiknya irama pada ayat pertama dengan turunnya irama pada ayat kedua. Keinginan semacam ini digambarkan oleh ayat I.1.27 dalam buku puisi Amores karya Ovid: Sex mihi surgat opus numeris, in quinque residat—"Biarkan [irama] karyaku naik dalam enam langkah, dan turun lagi dalam lima [langkah]." Efek ini digambarkan oleh Coleridge dalam bahasa Inggris:

In the hexameter rises the fountain's silvery column,
In the pentameter aye falling in melody back.

yang merupakan hasil terjemahan karya Schiller,

Im Hexameter steigt des Springquells silberne Säule,
Im Pentameter drauf fällt sie melodisch herab.[1]

Catatan kaki

  1. ↑ Coleridge, Samuel Taylor (2001). The Collected Works of Samuel Taylor Coleridge. Princeton University Press. hlm. 532.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan