Sabtu, 24 Oktober 2026
20:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Kumbang mei

Kumbang mei

Bagikan:
Kumbang mei
250px-Hanneton_commun_%28Melolontha_melolontha%29_%E2%99%80%2C_Parc_de_Woluw%C3%A9%2C_Bruxelles_%2851222810874%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Betina
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Coleoptera
Famili: Scarabaeidae
Genus: Melolontha
Spesies:
M. melolontha
Nama binomial
Melolontha melolontha
(Linnaeus, 1758)
Sinonim
  • Scarabaeus melolontha Linnaeus, 1758
  • Melolontha vulgaris bioculatus Papp, 1943
  • Melolontha vulgaris bipunctatus Papp, 1943
  • Melolontha vulgaris nigroapicalis Papp, 1943
  • Melolontha vulgaris nigromarginalis Papp, 1943
  • Melolontha vulgaris nigropygidialis Papp, 1943
  • Melolontha vulgaris unicolor Papp, 1943
  • Melolontha vulgaris unipunctatus Papp, 1943
  • Melolontha melolontha amblypyga Lomnicky, 1923
  • Melolontha redtenbacheri Dalla Torre, 1912
  • Melolontha melolontha colpopyga Petz, 1905
  • Melolontha nigritarsis Pfanneberg, 1905
  • Melolontha vulgaris marginata Kraatz, 1888
  • Melolontha vulgaris femoralis Kraatz, 1885
  • Melolontha vulgaris ruficeps Kraatz, 1885
  • Melolontha vulgaris funesta Westhoff, 1884
  • Melolontha vulgaris humeralis Westhoff, 1884
  • Melolontha vulgaris luctuosa Westhoff, 1884
  • Melolontha vulgaris melanopus Westhoff, 1884
  • Melolontha vulgaris obscuripes Westhoff, 1884
  • Melolontha vulgaris scapularis Westhoff, 1884
  • Melolontha vulgaris pulcherrima Dalla Torre, 1879
  • Melolontha vulgaris nigra Kellner, 1876
  • Melolontha albida Mulsant, 1842
  • Melolontha vulgaris discicollis Mulsant, 1842
  • Melolontha vulgaris lugubris Mulsant, 1842
  • Melolontha vulgaris ruficollis Mulsant, 1842
  • Scarabaeus majalis Moll, 1785
  • Melolontha vulgaris Fabricius, 1775

Kumbang mei[1] (Melolontha melolontha) adalah sebuah spesies kumbang scarab yang termasuk dalam genus Melolontha. Spesies ini berasal dari Eropa. Kumbang ini tumbuh melalui metamorfosis.

Perilaku kawin dari kumbang mei dikendalikan oleh feromon. Jantan umumnya berkumpul selama musim kawin sementara betina tetap di tempat masing-masing dan memakan daun.[2] Dedaunannya menghasilkan zat hijau daun ketika dimakan betina, yang dapat dideteksi oleh jantan, sehingga dapat mencari betina untuk kawin.[3][4] Larvanya menggunakan zat tersebut dan CO2 untuk mencari akar tumbuhan untuk dimakan.[5]

Spesies ini adalah sumber makanan yang bernutri bagi banyak spesies. Dewasa dan larvanya memakan tumbuhan, serta dianggap sebagai hama bagi tumbuhan seperti rumput dan pohon buah-buahan. Dewasa akan membawa tampak buruk bagi pangan ketika berkumpul dalam kelompok yang besar. Larvanya dapat menyebabkan kerusakan parah dan membunuh tumbuhan karena memakan akar tumbuhan.[6]

Referensi

  1. ↑ Parlupi, Bambang (2019). Koleksi Serangga Hutan Sekolah dan Sekitarnya (PDF). WWF Indonesia – ESD Unit. hlm. 36.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Huiting, H. F., Moraal, L. G., Griepink, F. C., & Ester, A. (2006), Biology, control and luring of the cockchafer, Melolontha melolontha: literature report on biology, life cycle and pest incidence, current control possibilities and pheromones, Praktijkonderzoek Plant & Omgeving{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Reinecke, Andreas; Ruther, Joachim; Tolasch, Till; Francke, Wittko; Hilker, Monika (2002-06-01). "Alcoholism in cockchafers: orientation of male Melolontha melolontha towards green leaf alcohols". Naturwissenschaften. 89 (6): 265–269. Bibcode:2002NW.....89..265R. doi:10.1007/s00114-002-0314-2. ISSN 0028-1042. PMID 12146792. S2CID 25772038.
  4. ↑ Reinecke, Andreas; Ruther, Joachim; Hilker, Monika (April 2005). "Electrophysiological and behavioural responses of Melolontha melolontha to saturated and unsaturated aliphatic alcohols". Entomologia Experimentalis et Applicata (dalam bahasa Inggris). 115 (1): 33–40. Bibcode:2005EEApp.115...33R. doi:10.1111/j.1570-7458.2005.00274.x. ISSN 0013-8703. S2CID 84471627.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Eilers, Elisabeth J.; Talarico, Giovanni; Hansson, Bill S.; Hilker, Monika; Reinecke, Andreas (2012-07-25). "Sensing the Underground – Ultrastructure and Function of Sensory Organs in Root-Feeding Melolontha melolontha (Coleoptera: Scarabaeinae) Larvae". PLOS ONE (dalam bahasa Inggris). 7 (7) e41357. Bibcode:2012PLoSO...741357E. doi:10.1371/journal.pone.0041357. ISSN 1932-6203. PMC 3405142. PMID 22848471.
  6. ↑ Fraval, A. (1998). "HYPP Zoology".
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan