Senin, 19 Oktober 2026
09:11 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kuku buatan

Kuku buatan

Aksesoris kecantikan

Bagikan:
250px-%D0%9F%D1%80%D0%BE%D1%84%D0%B5%D1%81%D0%B8%D0%BE%D0%BD%D0%B0%D0%BB%D0%BD%D0%B0_%D0%9D%D0%BE%D0%BA%D1%82%D0%BE%D0%BF%D0%BB%D0%B0%D1%81%D1%82%D0%B8%D0%BA%D0%B0.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-2015_Tipsy_%2802%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Kuku buatan atau kuku palsu adalah sebuah bahan pemasangan yang ditempelkan di atas kuku asli. Biasanya, kuku palsu terbuat dari bahan seperti akrilik atau gel. Prosedur pemasangan kuku buatan melibatkan mengukur dan memotong kuku buatan sesuai ukuran. Kuku palsu memberikan tampilan yang serupa dengan kuku yang panjang dan kuat, dan dapat bertahan selama beberapa minggu sebelum perlu diganti.[1]

Jenis

250px-Kunstnagels_002.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satu pak ujung kuku setengah tertutup. Setiap bagian memiliki ukuran ujung yang berbeda.

Kuku palsu merupakan perpanjangan, bukan pengganti dari kuku asli. Ada dua pendekatan utama untuk membuat kuku palsu – ujung dan bentuk:

  • Ujung kuku, adalah pelat plastik berbentuk kuku yang berat yang direkatkan pada ujung kuku asli atau menutupi seluruh ujung kuku, kuku buatan ini direkatkan direkatkan di atas seluruh dasar kuku, dan dapat ditambahkan gel, celupan, atau akrilik di atasnya,
  • Bentuk kuku, adalah lembaran berbentuk dengan tepi lengket yang secara efektif ditempelkan pada ujung jari dan dililitkan di seluruh kuku untuk membentuk perpanjangan: hal ini memberikan kontrol yang lebih kreatif atas bentuk akhir kuku palsu..

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan