Rabu, 28 Oktober 2026
01:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kuil Naeso

Kuil Naeso

bangunan kuil di Korea Selatan

Bagikan:
250px-Korea-Buan_County-Naesosa-Cheonwangmun-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cheonwangmun, pintu gerbang Naesosa.

Naesosa atau Kuil Naeso (내소사;來蘇寺) adalah sebuah kuil Buddha yang terletak di Kabupaten Buan, provinsi Jeolla Utara, Korea Selatan.[1] Kuil ini didirikan pada tahun ke-3 masa pemerintahan Raja Mu dari kerajaan Baekje (tahun 633).[1] Pada awalnya kuil ini dikenal dengan nama Soraesa tetapi tidak diketahui sejak kapan namanya diubah menjadi Naesosa.[1] Beberapa sumber menyebutkan bahwa namanya diganti sejak Jenderal Sojeongbang dari Dinasti Tang datang berkunjung dan memberikan sumbangan kepada kuil ini.[1] Namun, dalam buku geografi Donggukyeojiseungnam yang diterbitkan pada masa Dinasti Joseon, kuil ini pun tercatat dengan nama Soraesa, jadi kemungkinan juga nama kuil ini diganti sejak masa Dinasti Joseon.[1] Di Kuil Naeso terdapat beberapa buah Harta Nasional Korea Selatan seperti Goryeodongjong (genta perunggu Goryeo, harta nomor 277), Beophwagyeong-jeolbon-sabon (harta nomor 278), dan Daeungbojeon (aula kuil, harta nomor 291).[1] Daerah sekitar Kuil Naeso adalah objek wisata populer sepanjang tahun, yang dikelilingi oleh pegunungan dan hutan.[1]

Pranala luar

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Naesosa.
  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) Gaeamsa Temple and Naesosa[pranala nonaktif permanen], english.kbs.co.kr. Diakses pada 12 Oktober 2010.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan