Kamis, 22 Oktober 2026
14:35 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal

Kudeta halus

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Kudeta halus, terkadang disebut sebagai kudeta diam-diam, adalah sebuah kudeta tanpa cara kekerasan, namun berdasarkan pada konspirasi atau rencana yang memiliki tujuan merebut kekuasaan negara oleh sebagian atau keseluruhan cara ilegal, dalam rangka menunjang pertukaran kepemimpinan politik dan tatanan kelembagaan saat ini.[1][2]

Definisi

Konsep kudeta halus sebagai strategi dihubungkan dengan ilmuwan politik Amerika Gene Sharp [en]. Kaiser berpendapat bahwa alasan pemimpin-pemimpin Amerika Latin adalah: "bahwa demokrasi harus menjadi sistem di mana kehendak umum harus mutlak". Dalam skenario ini, penentangan terhadap pemimpin diperlakukan sebagai tindakan melawan demokrasi, yang akan digunakan untuk membenarkan nasionalisasi dan pembatasan kebebasan pers.[3][4]

Referensi

  1. ↑ Roberto Scaruffi. "What coups d'État are". The mechanics of the political destabilisation and Constitutional subversion in the 1990s’ Italy. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2018-02-14.
  2. ↑ Steven A. Cook. "Military soft 'coup' in Egypt has precedent". CSMonitor.com.
  3. ↑ "The Machiavelli of Nonviolence: Gene Sharp and the Battle Against Corporate Rule". Dissent Magazine. Diakses tanggal 2022-12-15.
  4. ↑ "When a "coup" is not a coup". The Economist. ISSN 0013-0613. Diakses tanggal 2022-12-15.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan