Rabu, 30 September 2026
14:46 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu

Kudadiri

salah satu marga Batak Pakpak

Bagikan:

Kudadiri (Surat Batak: ᯂᯮᯑᯑᯪᯒᯪ) adalah salah satu marga Batak Pakpak-Dairi yang berasal dari Suak Keppas. Marga Kudadiri merupakan pemilik hak ulayat di Sitinjo, Dairi, yang kemudian di atasnya berdiri Taman Wisata Iman Dairi.

Marga Kudadiri termasuk ke dalam kelompok Sipitu Marga (bahasa Indonesia: Si tujuh marga) bersama marga Ujung, Angkat, Bintang, Capah, Sinamo, dan Gajahmanik. Ketujuh marga ini meyakini bahwa mereka berasal dari keturunan Raja Pako yang bermukim di Sicikecike, Parbuluan, Dairi.[1]

Turunan

Marga Kudadiri terbagi atas lima kelompok. Adapun kelima kelompok tersebut, yaitu:

  • Keturunan Padugur disebut sebagai:
    Kudadiri Kuta Gerroh
  • Keturunan Mandebata disebut sebagai:
    Kudadiri Kuta Payung (Payungraja)
  • Keturunan Palumbu disebut sebagai:
    Kudadiri Kuta Napa
  • Keturunan Mpu Gumuruh disebut sebagai:
    Kudadiri Kuta Rimbaru
  • Keturunan Martua Nagam disebut sebagai:
    Kudadiri Kuta Geddung

Sebagian besar Marga Kudadiri juga meyakini marga Ginting Suka adalah keturunan Kudadiri yang merantau ke Taneh Karo dan berbaur menjadi orang Karo.

Referensi

  1. ↑ "Asal-usul dan persebaran orang Pakpak". Dinas Pariwisata Kabupaten Pakpak Bharat. Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. 12 Januari 2015. Diakses tanggal 26 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan