Selasa, 20 Oktober 2026
19:45 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Kuda Pacu Indonesia

Kuda Pacu Indonesia

Bagikan:
Kuda Pacu Indonesia
250px-Atardecer_Nagari_KPI_Horse_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Atardecer Nagari ditunggangi Falentino Sangian pada ajang Sawahlunto Derby 2023
Status konservasi
  • FAO (2007): tidak beresiko[1]:63
  • DAD-IS (2025): tidak diketahui[2]          
Nama lain
Negara asalIndonesia
Distribusi
PenggunaanPacuan kuda
Karakteristik
BeratJantan: 450 kg
 Betina: 400 kg
TinggiJantan: 165 cm
 Betina: 155 cm

Equus ferus caballus

Kuda Pacu Indonesia (disingkat KPI) adalah ras kuda pacu asal Indonesia.[2] Ras ini berasal dari persilangan antara kuda jantan ras unggul (Thoroughbred) impor dengan kuda betina ras lokal. Buku silsilah untuk ras ini dibuat pada tahun 1995.[2]

Sejarah

Sekitar tahun 1971, kuda pacu ras unggul (Thoroughbred) Inggris diimpor ke Indonesia dari negara-negara Eropa, Amerika Serikat, dan utamannya dari Australia, yang mengimpor setidaknya 200 ekor kuda.[4]:474[5]: 474  Kuda jantan dari ras ini kemudian dikawin silang dengan kuda betina lokal Indonesia lewat sebuah proyek yang bertujuan menghasilkan kuda pacu yang lebih cepat dan lebih kuat di iklim tropis Indonesia. Buku silsilah untuk hasil persilangan tersebut mulai dibuat pada tahun 1995 dengan nama ras Kuda Pacu Indonesia. [4]:474[2]: 474  Ras ini didefinisikan sebagai persilangan generasi keempat (F4), dan dengan demikian secara nominal berasal dari rasio 15:1 dari dua jenis induk penyusunnya, yaitu ras unggul dan lokal.[3]:17[6]:17 : 36  Kuda Pacu Indonesia diakui lewat Surat Keputusan Menteri Pertanian Indonesia pada tahun 2013.[7]

Ras kuda ini tersebar di berbagai pulau dan daerah Indonesia, seperti di Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, NTT dan NTB, sebagian besar Sulawesi, serta di Sumatra Barat.[2]

Ciri fisik

Kuda Pacu Indonesia merupakan hasil persilangan antara kuda ras unggul dan kuda lokal, hasil persilangan generasi ketiga dan keempat (G3/G4).[6][8]: 36 [8]

Tinggi rata-rata (dihitung dari bagian pundak) sekitar 155 cm untuk kuda betina dan 165 cm untuk kuda jantan atau kuda kebiri. Berat badan rata-ratanya masing-masing sekitar 400 kg dan 450 kg.[2]

Kegunaan

Kuda-kuda tersebut dibiakkan khusus untuk ajang pacuan kuda.[4]:474: 474 

Cahaya Nagari adalah kuda KPI pertama dan satu-satunya yang pernah memenangkan Indonesia Derby pada tahun 2010.[8]: 201 

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kuda Pacu Indonesia.
  1. 1 2 Barbara Rischkowsky, Dafydd Pilling (editors) (2007). List of breeds documented in the Global Databank for Animal Genetic Resources, annex to The State of the World's Animal Genetic Resources for Food and Agriculture. Rome: Commission on Genetic Resources for Food and Agriculture, Food and Agriculture Organization of the United Nations. ISBN9789251057629. Archived 23 June 2020.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Breed data sheet: Kuda-Pacu Indonesia / Indonesia (Horse). Domestic Animal Diversity Information System of the Food and Agriculture Organization of the United Nations. Accessed November 2025.
  3. 1 2 Sofjan Sudardjat (2007). National Report on Animal Genetic Resources Indonesia: A Strategic Policy Document. Archived 16 June 2012. Annex to: Barbara Rischkowsky, Dafydd Pilling (editors) (2007). The State of the World's Animal Genetic Resources for Food and Agriculture. Rome: Commission on Genetic Resources for Food and Agriculture, Food and Agriculture Organization of the United Nations. ISBN9789251057629. Archived 10 January 2017.
  4. 1 2 3 Valerie Porter, Lawrence Alderson, Stephen J.G. Hall, D. Phillip Sponenberg (2016). Mason's World Encyclopedia of Livestock Breeds and Breeding (sixth edition). Wallingford: CABI. ISBN9781780647944.
  5. ↑ Sam Bressiac (12 June 1971). Somebody Nobody Talks About. The Bulletin. 93 (4759): 32. Accessed November 2025.
  6. 1 2 Santie Turangan, Umar Paputungan, Surtijono Edmundus Siswosubroto (April 2019). Body Dimension Factors Affecting Live Weight Estimation Accuracy of Indonesian Local-Thoroughbred Racing Horse. Research Journal of Life Science. 6 (1): 36–45.
  7. ↑ Aditia Maruli (25 July 2013). Kementan lakukan pelepasan rumpun kuda pacu indonesia (in Indonesian). Antara News. Archived 28 July 2013.
  8. 1 2 3 Muladno, Soehadji, Sri Bandiati, Wirasmono Soekotjo, Oetari Soehardjono (2019). Sejarah Pembentukan Kuda Pacu Indonesia: Rumpun Baru Kuda Indonesia Karya Anak Bangsa (in Indonesian). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. ISBN9786020622446.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan