Minggu, 04 Oktober 2026
20:40 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Kubah geodesik

Kubah geodesik

Bagikan:
500px-Mtl._Biosphere_in_Sept._2004.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Montreal Biosphère, sebelumnya digunakan sebagai Paviliun Amerika dalam Expo 67, karya R. Buckminster Fuller, di Île Sainte-Hélène, Montreal, Quebec.

Kubah geodesik adalah struktur cangkang-tipis (kisi-cangkang) hemisferikal berdasarkan pada polihedron geodesik. Unsur-unsur segitiga pada kubah secara struktural kaku, dan mendistribusikan tegangan struktural ke seluruh struktur, sehingga membuat kubah geodesik mampu menahan beban yang sangat berat untuk ukurannya.

Kubah pertama yang bisa disebut sebagai "geodesik" dalam segala aspeknya dirancang setelah Perang Dunia I oleh Walther Bauersfeld[1] seorang insinyur kepala dari perusahaan optik Carl Zeiss yang membuat sebuah planetarium untuk menampung proyektor planetariumnya.

Referensi

  1. ↑ First Geodesic Dome: Planetarium in Jena 1922 incl. patent information Diarsipkan March 19, 2013, di Wayback Machine.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan