Rabu, 21 Oktober 2026
05:09 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Kuadran Tharsis

Bagikan:

Kuadran Tharsis merupakan salah satu dari 30 peta kuadran Mars yang digunakan oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melalui Program Riset Astrogeologi. Kuadran ini dikenal pula sebagai MC-9 (Mars Chart-9).[1] Nama “Tharsis” berasal dari sebuah wilayah yang disebut dalam Alkitab dan berkaitan dengan kota kuno Tartessus di muara Sungai Guadalquivir.[2] Kuadran Tharsis mencakup wilayah antara 90° hingga 135° Bujur Barat dan 0° hingga 30° Lintang Utara di Mars, serta meliputi sebagian besar dataran tinggi Tharsis. Dataran tinggi ini memiliki ketinggian setara Gunung Everest di Bumi dan luas sebanding dengan benua Eropa. Tharsis menjadi lokasi sejumlah gunung berapi raksasa, dengan Olympus Mons sebagai yang tertinggi. Dua kawah tumbukan terbesar di kuadran ini adalah Poynting dan Paros.[3]

Vulkanisme

Artikel utama: Vulkanologi Mars

Tharsis merupakan pusat vulkanisme besar di Mars. Olympus Mons adalah gunung berapi tertinggi yang diketahui di Tata Surya dan berukuran jauh lebih besar daripada gunung berapi mana pun di Bumi. Ascraeus Mons dan Pavonis Mons masing-masing berdiameter lebih dari 200 mil dan menjulang lebih dari enam mil di atas dataran tinggi tempatnya berdiri, sementara dataran tinggi tersebut berada tiga hingga empat mil di atas ketinngian nol (zero altitude) di Mars.[4][5] Pavonis Mons, yang terletak tepat di sekitar ekuator, berada di tengah rangkaian tiga gunung berapi Tharsis. Dalam nomenklatur planetologi, mons merujuk pada kenampakan topografi yang sangat tinggi; tholus digunakan untuk bentuk yang serupa namun berukuran lebih kecil; sedangkan patera merupakan struktur berprofil datar dengan depresi lebar, biasanya terbentuk akibat runtuhnya puncak gunung berapi ketika ruang magma didalamnya kosong. Beberapa gunung berapi di Tharsis tersusun hampir linear, termasuk Ascraeus Mons dan Pavonis Mons. Penyusunan tersebut telah dikaitkan dalam literatur ilmiah dengan proses yang dianalogikan dengan gerakan lempeng tektonik pembentuk busur vulkanik di Bumi.[6][7][8][9][10] Hingga kini tidak ditemukan bukti aktivitas vulkanik terkini di Mars. Penelitian pada 2017 menunjukkan tidak adanya deteksi pelepasan gas vulkanik aktif selama dua tahun Mars berdasarkan pengamatan spektral terhadap senyawa sulfur.[11]

Pengaruh terhadap iklim Mars

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Tharsis berpotensi memengaruhi evolusi iklim Mars. Letusan gunung berapi melepaskan gas dalam jumlah besar, terutama uap air dan karbon dioksida. Model estimasi menunjukkan bahwa total emisi tersebut dapat cukup untuk menebalkan atmosfer Mars hingga melampaui ketebalan atmosfer Bumi dan menghasilkan sejumlah air yang, jika tersebar merata, dapat membentuk lapisan setebal sekitar 120 meter di seluruh permukaan. Karbon dioksida merupakan gas rumah kaca yang efektif dalam menjebak radiasi inframerah. Oleh karena itu, aktivitas vulkanik berskala besar di Tharsis diperkirakan dapat menciptakan kondisi atmosfer yang lebih tebal dan hangat pada masa lalu, sehingga memungkinkan terbentuknya laut atau danau purba di Mars.[3]

Referensi

  1. ↑ Kieffer, Hugh H., ed. (1992). Mars. Space science series. Tucson: University of Arizona Press. ISBN 978-0-8165-1257-7.
  2. ↑ Turne, Ralph J.; Blunck, Jurgen (1979). "Mars and Its Satellites: A Detailed Commentary of the Nomenclature". Leonardo. 12 (1): 85. doi:10.2307/1574130. ISSN 0024-094X.
  3. 1 2 Hartmann, William K. (2003). A traveler's guide to Mars : the mysterious landscapes of the red planet. Internet Archive. New York : Workman Pub. ISBN 978-0-7611-2606-5.
  4. ↑ "How do you measure height on Mars?". www.abc.net.au. 2013-08-12. Diakses tanggal 2025-11-15.
  5. ↑ Norton, O. 2002. Mapping Mars: Science, Imagination, and the Birth of a World. Picador, New York.
  6. ↑ Bell, Jim, ed. (2008). The Martian surface: composition, mineralogy, and physical properties. New York: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-86698-9.
  7. ↑ Sleep, Norman H. (1994). "Martian plate tectonics". Journal of Geophysical Research: Planets (dalam bahasa Inggris). 99 (E3): 5639–5655. doi:10.1029/94JE00216. ISSN 2156-2202.
  8. ↑ Barlow, Nadine G. (2008). Mars: an introduction to its interior, surface and atmosphere. Cambridge planetary science. Cambridge, UK ; New York: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-85226-5.
  9. ↑ "Mars Once Had Bizarre 'Shell' Tectonics: Discovery News". dsc.discovery.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-15.
  10. ↑ Connerney, J. E. P.; Acuña, M. H.; Ness, N. F.; Kletetschka, G.; Mitchell, D. L.; Lin, R. P.; Reme, H. (2005-10-18). "Tectonic implications of Mars crustal magnetism". Proceedings of the National Academy of Sciences. 102 (42): 14970–14975. doi:10.1073/pnas.0507469102. PMC 1250232. PMID 16217034.
  11. ↑ Khayat, A.SJ.; Villanueva, G.L.; Mumma, M.J.; Tokunaga, A.T. (2017-11). "A deep search for the release of volcanic gases on Mars using ground-based high-resolution infrared and submillimeter spectroscopy: Sensitive upper limits for OCS and SO 2". Icarus. 296: 1–14. doi:10.1016/j.icarus.2017.05.014. ISSN 0019-1035.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan