Minggu, 27 September 2026
11:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan
Kroeung

Kroeung

250px-Red_Kroeung_Paste.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kroeung merah dihasilkan dari aneka bumbu yang diulek

Kroeung (bahasa Khmer:គ្រឿង, pengucapan Khmer: [krɨəŋ]) adalah bumbu Kamboja. Kroeung adalah istilah generik dalam Bahasa Khmer untuk merujuk kepada aneka bumbu yang dihaluskan yang memberi cita rasa pada Hidangan Kamboja.[1] Beberapa hidangan kadang ada yang ditambahi dengan akhiran "-kroeung". Kroeung secara tradisional dibuat dengan cara mengiris halus dan melumatnya dengan menggunakan cobek dan ulekan, meskipun kini alat-alat modern seperti food processor juga dapat digunakan. Aneka macam bahan bumbu dapur dapat dibuat menjadi adonan pasta kroeung. Delapan tumbuhan bumbu yang lazim menjadi bahan campuran kroeung adalah serai, jeruk purut, lengkuas, kunyit, bawang putih, bawang merah, cabai rawit dan aneka tanaman rimpang (lengkuas, temu kunci, dll.).[2] Campuran bumbu herbal ini memainkan peranan penting dalam memasak hidangan Khmer untuk menciptakan cita rasa yang khas dan otentik.

Referensi

  1. ↑ Cambodian Cooking Class What makes Cambodian Cuisine different Diarsipkan 2007-12-25 di Wayback Machine. Accessed July 21, 2007.
  2. ↑ Thaitawat, Nusara (2000). The Cuisine of Cambodia. Bangkok, Thailand: Nusara and Friends Co. Ltd. hlm. 47–48. ISBN 974-87788-5-1.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan