Rabu, 28 Oktober 2026
23:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kroasia Putih

Kroasia Putih

Bagikan:
250px-Distribution_of_Croatian_ethnonym_in_the_Middle_Ages.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran keramik Slavia dari kebudayaan Praha-Penkovka ditandai dengan warna hitam. Dugaan rute migrasi orang Kroasia ditandai dengan panah hitam, per V.V. Sedov (1979).

Kroasia Putih (disebut juga Kroasia Besar atau Chrobatia; bahasa Kroasia:Bijela Hrvatska, Velika Hrvatska) adalah wilayah yang menjadi tempat asal orang-orang Slavia yang di kemudian hari bermigrasi ke Balkan Barat menjadi leluhur bangsa Kroasia. Beberapa sejarawan percaya bahwa setelah migrasi Kroasia Putih pada abad ke-7, tanah air mereka secara bertahap dikuasai oleh etnis Slavia lainnya, seperti Ceko dan Polandia. Sementara sejarawan lain beranggapan bahwa pemerintahan Kroasia Putih tidak pernah ada.[1] Menurut Kronik Imam Duklja, terdapat daerah lain yang disebut Kroasia Putih yang terletak berdampingan dengan Kroasia Merah di Dalmasia.[2] Dalam tradisi Slavia, warna putih juga berarti "utara", sehingga nama wilayah tersebut bisa bermakna "Kroasia Utara". Daerah lain di sebelah barat Kroasia Putih dikenal sebagai Serbia Putih.

Referensi

  1. ↑ Majorov 2012, hlm. 21, 52.
  2. ↑ Gluhak 1990, hlm. 169–185.

Daftar pustaka

  • Gluhak, Alemko (1990), Porijeklo imena Hrvat [Origin of the name Croat] (dalam bahasa Kroasia), Zagreb, Čakovec: Alemko Gluhak
  • Majorov, Aleksandr Vjačeslavovič (2012), Velika Hrvatska: etnogeneza i rana povijest Slavena prikarpatskoga područja [Great Croatia: ethnogenesis and early history of Slavs in the Carpathian area] (dalam bahasa Kroasia), Zagreb, Samobor: Brethren of the Croatian Dragon, Meridijani, ISBN 978-953-6928-26-2
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan