Selasa, 03 November 2026
14:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kota Tembok Kowloon

Kota Tembok Kowloon

Pemukiman padat ilegal setelah Perang Dunia II

Bagikan:
Kota Tembok Kowloon
九龍城寨
330px-Kowloon_Walled_City_-_1989_Aerial.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kota ini pada tahun 1989
Kota Tembok Kowloon di Hong Kong
Kota Tembok Kowloon
Kota Tembok Kowloon
Koordinat: 22°19′56″N 114°11′25″E / 22.33222°N 114.19028°E / 22.33222; 114.19028
Negara / Kota
DistrikDistrik Kota Kowloon
KawasanKota Kowloon
Dibentengi1847
Menjadi enklave1898
Dihancurkan1993–1994
Luas
 • Total2,6 ha (64 acre)
Populasi
 (1990)
 • Total35,000
 • Kepadatan130,000/km2 (350,000/sq mi)
Kota Tembok Kowloon
Pemandangan udara Kota Tembok Kowloon pada tahun 1989
Hanzi tradisional: 九龍城寨
Hanzi sederhana: 九龙城寨
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Jiǔlóng Chéng Zhài
- Tongyong Pinyin: Jiǒulóng Chéng Jhài
- Wade-Giles: Chiu3-lung2 ChTemplat:Wg-aposeng2 Chai4
- Bopomofo: ㄐㄧㄡˇ ㄌㄨㄥˊ ㄔㄥˊ ㄓㄞˋ
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Gáulùhng Sìhng Jaaih
- Jyutping: gau2 lung4 sing4 zaai6
nama alternatif
Hanzi tradisional: 九龍寨城
Hanzi sederhana: 九龙寨城
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Jiǔlóng Zhài Chéng
- Tongyong Pinyin: Jiǒulóng Jhài Chéng
- Wade-Giles: Chiu3-lung2 Chai4 ChTemplat:Wg-aposeng2
- Bopomofo: ㄐㄧㄡˇ ㄌㄨㄥˊ ㄓㄞˋ ㄔㄥˊ
Kejia (Hakka)
- Romanisasi: Giu3liung2 cai4 shang2
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Gáulùhng Jaaih Sìhng
- Jyutping: gau2 lung4 zaai6 sing4

Kota Tembok Kowloon ()[a] merupakan sebuah enklave Tiongkok secara de jure yang padat penduduk dan tidak memiliki pemerintahan resmi di dalam wilayah Hong Kong Inggris. Pada awalnya merupakan benteng militer Tiongkok, tempat ini menjadi enklave setelah Wilayah Baru disewakan kepada Inggris pada tahun 1898. Populasi Kota Tembok meningkat drastis setelah Perang Dunia II, dan pada tahun 1987 kota ini diperkirakan memiliki 33.000 penduduk di dalam perbatasannya yang seluas 26-hektare (64+1⁄4-ekar), menjadikannya salah satu tempat terpadat di Bumi dengan kepadatan sekitar 1,2 juta jiwa per kilometer persegi (3 juta per mil persegi). Kota ini dihancurkan antara tahun 1993 dan 1994; Taman Kota Tembok Kowloon dibangun di atas bekas lokasinya dan dibuka pada bulan Desember 1995.

Situs ini bermula sebagai pos terdepan militer pada masa Dinasti Song, dan diubah menjadi benteng pesisir pada tahun 1847 untuk memperkuat otoritas Tiongkok di kawasan tersebut setelah penyerahan Pulau Hong Kong kepada Inggris. Konvensi 1898 yang menyewakan Wilayah Baru kepada Inggris mengecualikan Kota Tembok tersebut, dan setelah runtuhnya Dinasti Qing pada tahun 1912, negara penerusnya, Republik Tiongkok, mewarisi klaim ini. Setelah Perang Dunia II, dengan keengganan Inggris maupun Tiongkok untuk menegaskan kendali, populasi kota ini membengkak oleh para pengungsi yang melarikan diri dari Perang Saudara Tiongkok. Kondisi yang nyaris tanpa pemerintahan ini memungkinkannya berkembang menjadi permukiman kumuh liar yang masif, dengan pembangunan tanpa regulasi sejak tahun 1960-an dan seterusnya yang menciptakan labirin gedung-gedung bertingkat yang saling terhubung dan dibangun tanpa pengawasan arsitektur maupun rekayasa teknis.

Dari tahun 1950-an hingga 1970-an, Kota Tembok secara efektif dikendalikan oleh triad lokal, yang menjadikannya sebagai sarang bagi prostitusi, perjudian, dan perdagangan narkoba. Kepolisian Hong Kong mulai mengurangi pengaruh triad tersebut melalui serangkaian penggerebekan besar-besaran pada tahun 1970-an. Meskipun kondisi kehidupannya sulit, yang mencakup sanitasi yang buruk dan nyaris tidak ada sinar matahari di tingkat bawah, sebagian besar penduduknya hidup dengan damai. Rasa kebersamaan yang kuat pun tumbuh, dan para penduduk mendirikan banyak bisnis kecil, pabrik, serta layanan tanpa regulasi seperti sekolah, klinik medis, dan praktik dokter gigi di dalam tembok kota tersebut.

Pada tahun 1984, pemerintah Inggris dan Tiongkok sepakat untuk menghancurkan kota tersebut, dengan alasan kualitas hidup yang semakin memburuk. Keputusan resminya diumumkan pada tahun 1987, dan proses penggusuran yang rumit dengan melibatkan kompensasi sebesar HK$2,7 miliar (US$350 juta ) berhasil diselesaikan pada tahun 1992. Penghancuran dimulai pada bulan Maret 1993 dan selesai pada bulan April 1994. Arsitektur dan reputasi unik Kota Tembok telah menjadikannya sebagai ikon budaya yang abadi, serta berfungsi sebagai inspirasi bagi banyak karya fiksi, khususnya dalam genre cyberpunk dan distopia, termasuk film, permainan video, dan sastra.

Kutipan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kowloon Walled City.


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan