Sabtu, 31 Oktober 2026
01:06 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kotbah terbuka

Kotbah terbuka

Bagikan:
250px-Chiesa_di_San_Polo_%28Venice%29_-_Oratorio_del_Crocifisso_-_St_Vincent_Ferreri_preaches_to_the_crowd.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Santo Vinsentius Ferrer mengkotbahi kerumunan karya Giandomenico Tiepolo
250px-Man_holding_Bible_and_sporting_Jesus_Saves_sign_on_his_hat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengkotbah jalanan di Los Angeles, California, 1972

Kotbah terbuka, kotbah jalanan atau kotbah publik adalah tindakan penginjilan sebuah keyakinan agama di tempat-tempat umum. Kegiatan tersebut adalah metode kuno dalam menyebarkan pesan agama atau sosial dan dipakai oleh banyak tradisi budaya dan agama, meskipun saat ini biasanya diasosiasikan dengan Kristen Protestan Injili.

Para pengkotbah Methodist awal John Wesley dan George Whitefield berkotbah secara terbuka, yang membolehkan mereka untuk mengumpulkan kerumunan melebihi daya tampung sebagian besar bangunan.[1][2]

Motif-motif kotbah terbuka meliputi memuliakan Allah dan untuk memenuhi perintah untuk berkotbah dan menyebarkan Firman Allah.[3][3]

Beberapa yang meyakini kotbah jalanan bersifat Alkitabiah meliputi contoh-contoh seperti Yesus dalam Kotbah di atas Bukit dan kotbah Paulus kepada orang-orang Athena dalam Kis 17.

Referensi

  1. ↑ JOHN WESLEY.; G. Holden Pike's History of the Great Methodist and His Associates, New York Times
  2. ↑ The first Great Awakening Diarsipkan 2010-01-25 di Wayback Machine, Tony Cauchi, Jamaica Gleaner
  3. 1 2 "The Motive for Open-Air Preaching". Diakses tanggal September 2, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link), American Gospel Missions Inc

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Open-air preaching.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan