Sabtu, 24 Oktober 2026
10:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Kota Kuno Aleppo

Kota Kuno Aleppo

Bagikan:
Kota Kuno Aleppo
Situs Warisan Dunia UNESCO
Aleppo Kuno
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kota_Kuno_Aleppo&revid=29614950&groups=_cd85d043dc2ed1a27e0c4de24e1402584402572f&parser=parsoid
Peta interaktif Kota Kuno Aleppo
KriteriaKultural: iii, iv
Referensi21
Pengukuhan1986 (ke-10)
250px-MapAleppo_1912.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aleppo tahun 1912

Kota Kuno Aleppo adalah pusat kota bersejarah Aleppo, Suriah. Banyak distrik kota kuno tetap tidak berubah secara mendasar sejak pembangunannya selama abad ke-12 sampai ke-16. Menjadi sasaran invasi konstan dan ketidakstabilan politik, penduduk kota dipaksa untuk membangun tempat tinggal menyerupai sel dan distrik yang independen secara sosial dan ekonomi. Setiap distrik ditandai dengan karakteristik keagamaan dan etnis dari penduduknya.

Kota Kuno Aleppo – terdiri dari kota kuno dalam tembok-tembok dan tempat tinggal kuno menyerupai sel di luar tembok – memiliki luas sekitar 350 hektare (860 ekar; 3,5 km2), pemukiman dengan lebih dari 120.000 penduduk.[1]

Ditandai dengan rumah-rumah besar, gang-gang sempit, souq (pasar) tertutup dan karavanserai (penginapan pinggir jalan) kuno, Kota Kuno Aleppo menjadi sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1986.[2]

Banyak bagian di Souq Al-Madina dan bangunan abad pertengahan lainnya di kota kuno hancur dan rusak atau dibakar sebagai akibat dari bentrokan antara Tentara Arab Suriah dan pasukan pemberontak Jabhat al-Nusra, dalam apa yang disebut Pertempuran Aleppo, yang diluncurkan oleh kelompok bersenjata JN oposisi pada 25 September 2012.[3] Pada bulan Februari 2014, kelompok oposisi dari Front Islam mengklaim bertanggung jawab atas penghancuran serangkaian bangunan bersejarah utama yang digunakan sebagai pangkalan berbenteng oleh Tentara Suriah di kota kuno termasuk istana kehakiman, Hotel Carlton, dan bangunan kuno dewan kota.[4][5][6]

Asal mula dan pendirian

250px-Al-Shibani_Alp12.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Desain Aleppo kuno
250px-Aleppo_skyline_2011-01-08_%2802%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aleppo Kuno

Terletak di tepi kiri Sungai Queiq, kota kuno dikelilingi oleh sebuah lingkaran yang terdiri dari delapan bukit yang mengelilingi sebuah bukit sentral utama di mana benteng (awalnya sebuah kuil yang berasal dari milenium ke-2 SM) dibangun dalam bentuk sebuah akropolis. Radius lingkaran tersebut sekitar 10 km (6 mi). Bukit-bukit tersebut adalah Tell as-Sawda, Tell ʕāysha, Tell as-Sett, Tell al-Yāsmīn (Al-ʕaqaba), Tell al-Ansāri (Yārūqiyya), ʕan at-Tall, al-Jallūm, Baḥsīta.[7] Dengan luas sekitar 160 hektare (400 ekar; 1,6 km2), kota kuno dikelilingi oleh sebuah tembok bersejarah sepanjang 5 km (3 mi) dalam lingkaran yang dibangun kembali terakhir oleh Mamluke. Banyak bagian tembok tersebut telah lenyap semenjak itu. Tembok itu memiliki sembilan gerbang (5 darinya terjaga baik) dan dikelilingi oleh sebuah parit dalam yang luas.[7]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ bleeker. "Alepposeife: Aleppo history". Historische-aleppo-seife.de. Diakses tanggal 2013-06-10.
  2. ↑ "eAleppo:Aleppo city major plans throughout the history" (dalam bahasa Arabic).{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ "Fighting in Aleppo starts fire in medieval souks". Kyivpost.com. Diakses tanggal 2013-06-10.
  4. ↑ Bombing of the justice palace
  5. ↑ Bombing of Carlton hotel
  6. ↑ Bombing of the city council
  7. 1 2 Alexander Russell, ed. (1856). The Natural History of Aleppo (Edisi 1st). London: Unknown. hlm. 266.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ancient City of Aleppo.

36°11′N 37°09′E / 36.183°N 37.150°E / 36.183; 37.150

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan