Jumat, 30 Oktober 2026
06:14 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Kosmeseutikal

Bagikan:

Kosmeseutikal atau kosmetikal merujuk pada zat yang memberikan manfaat sebagai kosmetik dan terapi yang diciptakan oleh Albert Kligman dari Universitas Pensylvania pada 1984. Kosmeseutikal adalah kosmetik sekaligus obat yang memiliki dua fungsi sekaligus,[1] misalnya sampo antiketombe. Sampo adalah kosmetik yang betujuan membersihkan rambut, sedangkan anti ketombe digunakan untuk mengobati ketombe. Contoh lainnya adalah pasta gigi, deodoran, dan tabir surya.[1]

Istilah 'kosmeseutikal' semakin berkembang lebih dari penyempurnaan kosmetik tetapi tidak memenuhi syarat sebagai obat.[2]

Sejarah

Raymond Reed adalah pendiri dan anggota U.S. Society of Cosmetics Chemist pada tahun 1961 dan pengguna pertama istilah kosmetik yang berbasis ilmu pengetahuan, yaitu "kosmeseutikal," yang kemudian istilah ini dikembangkan oleh Albert Kligman pada tahun 1984.[3]

Kandungan Bahan

Kosmeseutikal adalah istilah untuk kosmetik yang mengandung obat, misalnya krim antikerut, perawatan kebotakan, antiperspirant dan tabir surya[4]. Kosmeseutikal mengandung obat topikal yang dapat mengandung bahan sintetik maupun bahan alami. Tanaman menjadi sumber terbanyak dari kosmeseutikal.[3]

Berbagai tanaman yang kaya akan antioksidan dapat bertahan dari radiasi UV. Selain itu, kosmeseutikal secara garis besar aman digunakan secara topikal karena ekstrak tanaman yang telah memenuhi kriteria Food and Drunk Administration (FDA) untuk zat yang dapat diletakkan di Over the Counter (OTC).[3]

Istilah "kosmeseutikal" umum digunakan di dunia perawatan alami pada kulit yang merupakan persilangan antara kosmetik dan farmasi.[5]

Kegunaan

Kosmeseutikal digunakan untuk gangguan melasma yang merupakan kelainan hiperpigmentasi yang paling umum terjadi. Melasma merupakan kelainan hipermelanosis yang ditandai dengan bercak berwarna cokelat muda hingga cokelat tua yang tidak teratur karena paparan sinar UV pada kulit.[3] Daerah tropis termasuk Indonesia banyak dijumpai gangguan melasma, karena melasma adalah gangguan yang bersifat kronik, terus-menerus, dan sulit untuk diobati.[3]

Regulasi di dunia

Food and Drug Administration (FDA) tidak mengenal istilah "kosmeseutikal" karena FDA hanya membedakan kosmetik dengan obat berdasarkan kegunaannya terhadap struktur tubuh manusia. Kosmetik berfungsi untuk meningkatkan daya tarik, sedangkan obat berfungsi untuk merawat dan mencegah penyakit pada tubuh manusia. Sedangkan Amerika Serikat tidak memiliki definisi hukum kosmeseutikal karena hanya memiliki tiga kategori, yaitu kosmetik, obat-obatan, dan obat-obatan OTC (obat bebas). Eropa juga tidak mengenal kosmeseutikal karena hanya mengenal kosmetik dan obat. Jepang memiliki istilah dari kosmeseutikal, yaitu "quasi-drug" yang sudah diizinkan asalkan produksinya terbukti aman. Korea menyebut kosmeseutikal sebagai "functional cosmetics" oleh Korean Food Drug Administration (KFDA). Thailand kosmeseutikal sebagai "controlled cosmetics." Selandia Baru menyebut istilah kosmeseutikal sebagai "Related product."Kanada menyebut "dermo-cosmetics" sebagai sebutan dari cosmeseutikal. China menyebut kosmeseutikal sebagai "cosmetics for special use." Indonesia tidak memiliki produk kosmeseutikal karena produk tidak bisa masuk setengah kosmetik dan setengah obat.[1]

Kontroversi

Meskipun kosmeseutikal banyak dibahas di seluruh dunia, namun kategori kosmetik ini masih belum diakui secara resmi oleh Badan Makanan Amerika Serikat walaupun hampir empat dekade istilah tersebut diciptakan.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 Aidha, Novi Nur ('2020-05-16' 16 Mei 2020). "Mengenal Istilah Cosmeseutical, Nutricosmetics, dan Nutraceutialis". https://bbbk.kemenperin.go.id. Diakses tanggal '2024-05-12' 12 Mei 2024.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=; Tautan eksternal dalam |website=
  2. 1 2 Pandey, Amarendra; Jatana, Gurpoonam K.; Sonthalia, Sidharth (2024). Cosmeceuticals. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. PMID 31334943.
  3. 1 2 3 4 5 Oktaviana, Mimin; Yenny, Satya Wydya (2019-09-15). "Perkembangan Penggunaan Kosmeseutikal Herbal Pada Terapi Melasma". Jurnal Kesehatan Andalas. 8 (3): 717–725. ISSN 2615-1138.
  4. ↑ Sukandar, Elin Yulianah (2006). "Tren dan Paradigma Dunia Farmasi" (PDF). researchgate.net. - (-): 8. doi:-.{{cite journal}}: Periksa nilai |doi=
  5. ↑ Dallmeier, Lorraine (2015-11-22). "What is a Cosmeceutical?". Formula Botanica (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-05-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan