Sabtu, 10 Oktober 2026
19:28 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Konstitusi Solon

Bagikan:

Konstitusi Solon dibuat pada abad ke-6 SM oleh negarawan Athena, Solon.[1] Pada masa itu, negeri Athena hampir bubar akibat perpecahan. Solon ingin mengubah atau menghapuskan undang-undang lama yang dikeluarkan oleh Drakon.

Dengan ditetapkannya undang-undang Solon, semua utang dihapuskan dan mereka yang menjadi budak akibat utang dibebaskan. Status hectemoroi ("seperenam buruh", semacam hamba tani) juga dihapuskan. Reformasi ini dikenal dengan sebutan Seisachtheia. Konstitusi Solon juga mengurangi kekuasaan para aristokrat lama dengan menjadikan kekayaan sebagai kriteria untuk menjadi pejabat (dan bukan darah biru seperti sebelumnya); sistem ini disebut timokratia (timokrasi). Selain itu, warga Athena dibagi berdasarkan pendapatan mereka: Pentacosiomedimnoi, Hippeis, Zeugitae, dan Thetes. Majelis rendah diberi hak untuk mempertimbangkan banding, dan Solon juga membentuk majelis tinggi. Keduanya dimaksudkan untuk mengurangi kekuasaan Areopagos atau dewan aristokrat. Satu-satunya peninggalan Drakon yang tidak ia hapuskan adalah hukum mengenai pembunuhan.

Konstitusi ini ditulis dalam bentuk puisi. Tak lama setelah Konstitusi Solon diberlakukan, Solon mengasingkan diri selama sepuluh tahun agar ia tidak tergoda merampas kekuasaan seperti tiran.

Catatan kaki

  1. ↑ A Dictionary of Classical Antiquities, Mythology, Religion, Literature and Art, from the German of Dr. Oskar Seyffert. Halaman 595

Bacaan lanjut

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan