Kamis, 05 November 2026
00:31 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Konstantinus II dari Cagliari

Bagikan:

Konstantinus II[1] (tahun 1100 – 1163) merupakan seorang Giudice Cagliari (sebagai Salusio III[2] dari tahun 1129). Ia disebut de Pluminus seperti nama kota ibu kotanya.[3]

Ia merupakan putra Torchitorio II. Sejak masa mudanya ia berasosiasi sebagai wakil pemimpin dengan ayahnya. Ia pertama-tama memiliki gelar iudex Caralitanus di dalam sebuah dokumen pada tanggal 13 Februari 1130 di mana ia dikonfirmasikan di beberapa donasi ayahnya di Pisa. Karena hal ini adalah tradisional untuk seorang Giudice untuk memulai pemerintahannya dengan mengkonfirmasikan beberapa jaminan pendahulunya, konfirmasi dari tahun 1130 mungkin mengindikasikan bahwa pemerintahan Konstantinus baru saja dimulai pada tanggal tersebut.

Konstantinus terus mendukung Monastisisme Barat di dalam domeinnya. Para biarawan, terutama imigran asing, membawa ekonomi, teknologi, rohaniwan, pertanian, dan kemajuan pendidikan juga hubungan dekat dengan kontinental Eropa. Konstantinus melindungi biara-biara yang didirikan oleh para biarawan dari Saint-Victor di Marseille, yang mendominasi kehidupan religius di Cagliari pada pergantian abad ke-12. Namun, rumah-rumah beribadah orang-orang Pisa dilanda konflik dengan biara-biara Provençal, ketika uskup agung dari Cagliari berkonflik tidak hanya dengan Uskup Agung dari Pisa, tetapi juga dengan Konstantinus. Namun, pada tahun 1150 terjadi restorasi dan renovasi seni sakral dan bangunan. Bersama dengan Gonario II dari Torres dan Comita I dari Gallura, Konstantinus bersumpah setia kepada Uskup Agung dari Pisa. Semua ini menunjukkan kesetiaan yang kuat kepada reformasi keuskupan meskipun status masih dekat-otonom dari Cagliari pada saat itu.

Istri pertama Konstantinus adalah Andrea de Miraglia (seorang anggota keluarga ningrat dari Naples.) Istri keduanya adalah Sardinia de Zori, dengan siapa ia memiliki 3 orang putri. Yang tertua menikahi Peter dari Torres, yang menggantikan Konstantinus atas kematiannya pada tahun 1163. Yang kedua, Giorgia, menikahi Obert, Margrave dari Massa; yang ketiga, Preziosa, Tedice di Donoratico (della Gherardesca), seorang pangeran Pisa dari Castagneto.

Catatan

  1. ↑ Sometimes Constantine III. Also spelled Costantino, Gosantine, Goantine, or Gantine.
  2. ↑ The giudici of Cagliari alternated between the regnal names Torchitorio de Ugunale and Salusio de Lacon.
  3. ↑ The giudici of Cagliari had long abandoned that city when Constantine succeeded to the throne. Ruined by Saracen ravages, the giudici had been forced to search out a more defensible seat of government, deciding eventually on Pluminus.

Sumber

  • Ghisalberti, Aldo (ed). Dizionario Biografico degli Italiani: XXX Cosattini – Crispolto. Rome, 1984.
Didahului oleh:
Marianus Torchitorio II
Giudice Cagliari
1129–1163
Diteruskan oleh:
Peter Torchitorio III
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan