Rabu, 28 Oktober 2026
02:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Konklaf 1621

Konklaf 1621

Bagikan:
Konklaf Februari 1621
250px-Sede_vacante.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Kekosongan Takhta Suci
Tanggal dan lokasi
8–9 Februari 1621
Istana Apostolik, Negara Gereja
Pejabat penting
KetuaAntonio Maria Sauli
Wakil KetuaBenedetto Giustiniani
CamerlengoPietro Aldobrandini
Proto-imamOttavio Bandini
Proto-diakonAndrea Baroni Peretti Montalto
Pemilihan
KandidatPietro Campori
Paus terpilih
Alessandro Ludovisi
(Nama pilihan: Gregorius XV)
frameless}}

Konklaf 1621 (8 Februari – 9 Februari) yang diadakan setelah kematian Paus Paulus V, memilih Kardinal Alessandro Ludovisi, dengan nama Gregorius XV menjadi Paus Gereja Katolik ke-234. Konklaf ini merupakan konklaf terpendek pada abad ke-17.[1]

Paus Paulus V wafat pada 28 Januari 1621 saat tahun ke-16 masa jabatannya.

Terpilihnya Paus Gregorius XV

Konklaf tersebut dimulai di sore hari pada tanggal 8 Februari.

Referensi

  1. ↑ "Vatican History: Konklavechronologie". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-13. Diakses tanggal 2014-06-02.

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan