Rabu, 28 Oktober 2026
12:43 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Konklaf 1621

Konklaf 1621

Bagikan:
Konklaf Februari 1621
250px-Sede_vacante.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Kekosongan Takhta Suci
Tanggal dan lokasi
8–9 Februari 1621
Istana Apostolik, Negara Gereja
Pejabat penting
KetuaAntonio Maria Sauli
Wakil KetuaBenedetto Giustiniani
CamerlengoPietro Aldobrandini
Proto-imamOttavio Bandini
Proto-diakonAndrea Baroni Peretti Montalto
Pemilihan
KandidatPietro Campori
Paus terpilih
Alessandro Ludovisi
(Nama pilihan: Gregorius XV)
frameless}}

Konklaf 1621 (8 Februari – 9 Februari) yang diadakan setelah kematian Paus Paulus V, memilih Kardinal Alessandro Ludovisi, dengan nama Gregorius XV menjadi Paus Gereja Katolik ke-234. Konklaf ini merupakan konklaf terpendek pada abad ke-17.[1]

Paus Paulus V wafat pada 28 Januari 1621 saat tahun ke-16 masa jabatannya.

Terpilihnya Paus Gregorius XV

Konklaf tersebut dimulai di sore hari pada tanggal 8 Februari.

Referensi

  1. ↑ "Vatican History: Konklavechronologie". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-13. Diakses tanggal 2014-06-02.

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan